Hari Koperasi Nasional, Ronny Hermawan Dorong Koperasi Naik Kelas dan Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Barat
Bandung, 12 Juli 2026 — Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai salah satu fondasi ekonomi kerakyatan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III dari Fraksi Demokrat, Ronny Hermawan, menilai koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi dan teknologi agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Ronny, semangat koperasi yang berlandaskan kebersamaan dan gotong royong masih sangat relevan di tengah tantangan ekonomi saat ini. Namun, nilai tersebut perlu diikuti dengan peningkatan profesionalisme, tata kelola, akses permodalan, serta kemampuan koperasi dalam memanfaatkan teknologi digital.
“Koperasi harus naik kelas. Semangat gotong royong tetap menjadi fondasinya, tetapi pengelolaannya harus semakin profesional, transparan, dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Dengan begitu, koperasi bisa benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” ujar Ronny.
Ia menilai penguatan koperasi juga tidak dapat dilepaskan dari upaya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil dan masyarakat. Koperasi dapat menjadi wadah untuk memperluas akses pembiayaan yang sehat, memperkuat rantai pasok, serta membantu pelaku usaha mendapatkan pasar yang lebih luas.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat yang berkaitan dengan sektor perekonomian dan keuangan daerah, Ronny menekankan pentingnya menciptakan ekosistem ekonomi yang memberikan ruang bagi koperasi untuk berkembang. Menurutnya, dukungan kebijakan harus diarahkan pada penguatan kapasitas koperasi, bukan hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga pendampingan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Jangan sampai koperasi hanya kuat secara jumlah, tetapi lemah secara kelembagaan. Yang kita butuhkan adalah koperasi yang sehat, aktif, punya anggota yang kuat, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya,” katanya.
Ronny juga mendorong koperasi di Jawa Barat untuk mulai memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan kegiatan usaha. Digitalisasi dinilai dapat membantu koperasi memperluas pemasaran, meningkatkan efisiensi pengelolaan, sekaligus memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam memperoleh layanan koperasi.
Menurutnya, regenerasi juga menjadi hal penting dalam menjaga keberlangsungan gerakan koperasi. Keterlibatan generasi muda perlu diperluas agar koperasi tidak dipandang sebagai model usaha konvensional, melainkan sebagai wadah ekonomi bersama yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan kreativitas.
Lebih lanjut, Ronny berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat terus memperkuat sinergi dalam menciptakan kebijakan yang mendukung koperasi dan UMKM. Ia menilai koperasi yang sehat dan produktif pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah serta memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi berbagai tekanan ekonomi.
“Hari Koperasi bukan hanya momentum seremonial, tetapi harus menjadi pengingat bahwa kekuatan ekonomi masyarakat perlu terus dibangun dari bawah. Kalau koperasinya kuat, UMKM berkembang, dan masyarakat semakin mandiri secara ekonomi, maka perekonomian Jawa Barat juga akan semakin kuat,” pungkas Ronny.





Leave a Reply