Pameran Lukisan Bung Karno, Cara Kreatif Memelihara Ingatan Kolektif

Oleh:
Nunu A Hamijaya
(Pusat Studi Sunda)

Terasjabar.co – Nama besar Ajip Rosidi sebagai budayawan lintas budaya global menjadi daya tarik bagi Komunitas Misi Anak Negeri (KMAN) menggelar pameran Lukisan dan Foto Bung Karno. Bertempat di lantai satu Gedung Perpustakaan Ajip Rosidi pada tanggal 6-30 Juni 2026 Jl. Garut No. 2 Bandung akan menghadirkan karya kreasi seni Seniman Bandung, seperti Asep Berlian (Koordinator), Gunadiman, Nur Hakim (Jurnalis jabarnews.id), M. Muhtar, Bambang Harsito, Ulle, Supriatna, Wisnu, Jetno Selamet, Defani, Rizli Ali, Putri Sarah, Maya Belanda, Wasis Bintoro, Roy Lishten Stein (USA), Yudhi R Ranuwijaya, Tresna Hendra Gunawan, Gani, Prayogo. Tidak kurang dari 50 lukisan akan dipamerkan dan menjadi perhatian para kolektor nasional.

Kang Ajip adalah juga seorang kolektor lukisan. Bahkan, gedung Pusat Studi Sunda (PSS) di Jalan Garut No. 2 sebagian besar adalah hasil dari penjualan koleksinya. Diantara donaturnya adalah almarhum Ir. Arifin Panigoro, yang memberikan bantuan 1,75 M dengan syarat gedung perpustakaan itu diberi nama Perpustakaan Ajip Rosidi. Saat itu, sebenarnya beliau menolak, karena rencananya akan diberi nama Ali Sadikin. Namun, dari pihak ahli waris Ali Sadikin tidak menyetujuinya. Akhirnya, Kang Ajip menerima syarat tersebut. “Waktu saya tinggal di Australia, semua nanyain Ajip Rosidi. Waktu saya tinggal di Jepang, apalagi, semua pada kenal dengan Pak Ajip Rosidi. Beliau bukan hanya seorang sastrawan, tapi beliau juga seorang kolektor lukisan.” ucap Asep Berlian, Ketua/Koordinator panitia.

Ajip Rosidi tidak anti politik tapi ia tidak aktif dalam gerakan politik praktis, lebih kepada politik budaya yang dalam level bernegara disebut sebagai negarawan. Lingkungan sosialnya setelah kembali ke Indonesia banyak bergaul dengan aktivis KBA PII yg secara kultur dan budaya politik sangat kritis terhadap new order baru. Tidak seperti seniornya dalam visi kesundaan, semisal Adeng S. Kusumawijaya, ia lebih memilih gerakan intelektual berbasis budaya yang lebih terbuka dan luwes.

Berbeda pada era Soekarno, ketika budayawan memposisikan sebagai alat ideologis politik seperti berhadapannya Lekra vs Manikebu. Di era Orde Baru, hal ini formatnya perlawanan budayawan muslim dengan rezim Orde Baru, semisal gerakan nya Cak Nun dan Taufik Ismail. Selain ada pula sosok Widji Thukul dari sayap kiri yang sama-sama mengkritik rezim order baru yang kapitalis-militeristik.

Pameran tentang profil Soekarno dalam kreasi lukisan di wilayah budaya Sunda-Islam yang dirintis Ajip Rosidi merupakan langkah maju untuk membuka ruang dialog tentang arah perjuangan Indonesia di masa depan, setidaknya sikap dewasa dalam membaca peta politik Indonesia ke depan. Dalam kondisi politik nasional dan global saat ini tentu langkah pameran ini adalah awal dari babak baru tentang kedewasaan berpolitik budayawan-seniman untuk tidak jatuh sebagai pion catur permainan politik pragmatisme yang jauh dari nilai-nilai kearifan budaya Sunda yang berlandaskan Islam.

Meskipun dirasakan, bahwa masih kentalnya framing kepentingan politik praktis ditunjukkan oleh dukungan politis yang tersekat karena perbedaan partai politik, karena membaca tokoh Soekarno sebagai representasi nasionalis partai politik opisisi yang saat ini berdiri di luar pemerintah. Padahal, baik panitia yang diantaranya dari IKA ITB dan para pelukisnya melihat sosok Soekarno dalam perspektif pribadi dan sebagai proklamator yang alumni ITB.

Memperkenalkan figur tokoh, seperti Soekarno tentunya harus dengan bacaan kritis dan bukan sebagai upaya kultus individu. Dalam konteks kresi seni, ini adalah bentuk upaya memelihara ingatan kolektif terutama bagi kalangan Gen Z. Pameran dengan tema bulan Juni bulan Bung Karno ini menampilkan dua materi, pameran foto unik Bung Karno dengan lukisan Bung Karno. Dalam pembukaannya, akan ada penampilan Kang Gege, tarian sufi. performance art mirip Bung Karno, Kang Deddy, juara mirip Bung Karno se-Indonesia dan Suara Bung Karno oleh ACPB.

Pameran akan dibuka oleh Bapak Deddy Panigoro, pemilik Swiss Bell Dago dan Softel Nusa Dua Bali yang merupakan adik Arifin Panigoro. Dari pihak PSS, akan hadir rencananya : Prof. Ganjar Kurnia (Mantan Rektor Unpad) dan Rachmat Taufik Hidayat (Sekretaris PSS) serta dari pihak pemerintah.

Dengan inspirasi kegiatan Pameran Tokoh. Bung Karno ini, ke depan, pameran sejenisnya akan diadakan oleh para pihak yang bermitra dengan PSS akan menampilkan tokoh-tokoh islam terutama yang pernah mengenal Bandung, semisal M.Natsir dan KH Isa Anshori. Termasuk teman-temannya Bung Karno di Gg Peleleh tempat kost milik HOS Tjokroaminoto, seperti SM Kartosuwirjo, Tan Malaka dan dan HOS Tjokroaminoto. Cara ini merupakan langkah kreatif untuk memelihara ingatan kolektif atas sejarah dan tokoh-tokoh besarnya sekaligus upaya untuk mengoreksi dan menyempurnakan hasil-hasil perjuangannya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam