Inflasi Depok 2,22 Persen, Elly Farida Minta Daya Beli Keluarga Jadi Perhatian
Depok, 14/5/26 — Pergerakan harga kebutuhan masyarakat menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesejahteraan keluarga. BPS Kota Depok mencatat inflasi year-on-year April 2026 sebesar 2,22 persen.
Sejumlah kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga, termasuk makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,64 persen serta pendidikan sebesar 2,64 persen. Data tersebut dirilis BPS Kota Depok pada 4 Mei 2026.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Elly Farida, mengatakan angka inflasi perlu dibaca bersama dengan kondisi pendapatan masyarakat. Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi pada kebutuhan dasar dapat memengaruhi kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari.
“Yang harus kita lihat bukan hanya angka inflasinya, tetapi bagaimana perubahan harga dirasakan oleh keluarga. Daya beli masyarakat harus tetap menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan,” kata Elly.
Ia mendorong penguatan program pemberdayaan ekonomi keluarga agar masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh harga barang, tetapi juga oleh kemampuan keluarga memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang layak.






Leave a Reply