Komisi I dan Komisi III DPRD Jawa Barat Terima Audiensi Guru ASN dan Pensiunan yang Jadi Debitur Bank BJB

Terasjabar.co – Komisi I dan Komisi III DPRD Jawa Barat menerima audiensi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pendekar Kawah Galunggung  yang mewakili para guru ASN dan pensiunan yang menjadi debitur Bank BJB.

Audiensi diterima langsung oleh Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang dan Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dan Nia Purnakania di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (3/2/2026).

Ineu Purwadewi Sundari menjelaskan, guru ASN dan pensiunan yang menjadi debitur Bank BJB tersebut berkeberatan atas sistem pinjaman bank berbasis SK pensiun yang menerapkan bunga anuitas yang dinilai memberatkan, dan sistem pencairan gaji pensiunan secara bulanan.

Para guru ASN dan pensiunan ASN yang menjadi debitur Bank BJB menuntut beberapa hal diantaranya; pertama, pemindahan penyaluran gaji (payroll) agar penyaluran gaji yang selama ini dilakukan melalui Bank BJB dialihkan kepada Bank Milik Negara (BUMN).

“Kedua, menuntut agar Bank BUMN yang ditunjuk sebagai penyalur gaji dilarang merangkap fungsi sebagai debt collector atau bertindak sebagai perpanjangan tangan Bank BJB dalam penagihan,” jelas Ineu Purwadewi Sundari.

Ketiga, kebijakan pelunasan khusus dengan batas angsuran yakni, diberlakukannya kebijakan pelunasan khusus dengan skema angsuran maksimal 50% dari gaji yang diterima, untuk menjamin kelangsungan hidup debitur yaitu guru ASN dan pensiunan.

“Mereka (guru ASN dan pensiunan) keberatan atas potongan hingga 90% untuk cicilan dengan masa pinjaman yang panjang. Sehingga gaji atau sisa pensiunan habis atau menyisakan sedikit untuk kebutuhan hidup sehari-hari, itu yang tadi disampaikan mereka,” kata Ineu Purwadewi Sundari.

Tuntutan keempat, guru ASN dan pensiunan pun menuntut kebijakan gaji atau pensiunan secara penuh tanpa pemotongan langsung oleh pihak perbankan.

“PGRI (yang hadir dalam audiensi) juga memberikan masukan pada kami (DPRD Jawa Barat) agar adanya restrukturisasi atas pinjaman yang mereka lakukan di Bank BJB,” ucap dia.

DPRD Jawa Barat mendorong aspirasi tersebut dikaji secara serius oleh pihak perbankan, khususnya Bank BJB, dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas.

“Kami meminta agar Bank BJB mendengarkan aspirasi yang disampaikan dan melakukan kajian, apakah memungkinkan dilakukan restrukturisasi pinjaman atau penurunan bunga bagi para guru dan pensiunan,” tegasnya.

DPRD Jawa Barat pun mengkritisi terkait kredit konsumtif yang bunganya tinggi. Kemudian soal batas usia peminjam pun harus diperhatikan oleh perbankan. Jangan sampai sudah pensiun masih dibebani utang.

Pada tempat yang sama, Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi ASN serta pengawasan yang lebih interaktif untuk mencegah praktik pinjaman yang berpotensi menjerat, termasuk maraknya pinjaman ilegal yang  dapat memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + 1 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam