Arogansi dan Kebisuan Dunia pada Palestina

Oleh:
Ummu Fahhala
(Prakstisi Pendidikan dan Pegiat Literasi)

Terasjabar.co – Suara radio tua berdesis di sebuah rumah sederhana di Tepi Barat. Ahmad mematikan cangkulnya. Ia menoleh kepada anaknya yang duduk memeluk lutut. “Bapak,” tanya si anak pelan, “katanya dunia sedang menyelesaikan Palestina. Apakah kebun kita akan kembali?” Ahmad tersenyum tipis. Ia tidak ingin berbohong. “Janji sering lahir di podium, Nak. Keadilan lahir di tanah yang dipertahankan.” Di luar, alat berat menggeram. Tanah digali. Rumah berdiri. Dunia menamai itu pembangunan. Ahmad menamainya kehilangan.

Setahun terakhir, bahasa damai mengisi ruang diplomasi. Para pemimpin dunia mengulang frasa yang sama: solusi dua negara, gencatan senjata, stabilitas kawasan. Namun, realitas bergerak ke arah yang berlawanan. Israel membuka 19 permukiman baru di Tepi Barat. Pemukim ilegal menyerang warga, merampas ternak, dan merusak ladang. Gaza terus menanggung luka lama, yakni pelaparan, serangan, dan trauma kolektif yang perlahan disingkirkan dari ingatan global. Janji damai hadir sebagai retorika. Penjajahan hadir sebagai kebijakan.

Di sinilah persoalan menjadi terang. Solusi yang dirancang oleh kekuatan penjajah tidak pernah membebaskan yang dijajah. Ia menata ulang penindasan dengan bahasa yang lebih rapi. Ia menenangkan opini publik, bukan memulihkan hak. Para ahli hukum internasional berulang kali mengingatkan bahwa ekspansi permukiman telah mematikan peluang negara Palestina yang berdaulat. Namun, kebijakan global memilih stabilitas semu ketimbang keadilan nyata. Kritik terhadap kebijakan ini bukan permusuhan terhadap negara. Ia adalah panggilan agar negara kembali pada etika dan hukum.

Israel menjalankan strategi yang terencana. Negara itu memadukan hukum domestik, kekuatan militer, dan tekanan diplomatik. Setiap rumah yang berdiri di tanah Palestina mengubah peta. Setiap perubahan peta memaksa dunia menyesuaikan diri. Ketika fakta di lapangan dipaksakan, perundingan dipaksa tunduk. Dunia lalu menyebutnya realitas politik. Padahal, itu adalah normalisasi ketidakadilan.

Lebih jauh, arogansi kekuasaan tampak jelas. Resolusi PBB diabaikan. Kecaman internasional ditangkis. Dukungan negara besar menciptakan rasa kebal hukum. Pada saat yang sama, kebencian ideologis Zionisme terhadap Islam dan umat Islam menampakkan wajahnya. Pembatasan ibadah, perusakan tempat suci, dan kekerasan terhadap warga sipil bukan insiden terpisah. Ia membentuk pola. Dunia memilih diam. Diam itu mahal. Diam itu memanjangkan derita.

Islam membaca peristiwa ini dengan jernih. Al-Qur’an telah memberi peringatan tentang kerusakan yang dibungkus klaim kebaikan. “Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Janganlah berbuat kerusakan di bumi,’ mereka menjawab, ‘Sesungguhnya kami hanya melakukan perbaikan.’ Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadarinya” (QS. Al-Baqarah: 11–12). Ayat ini menyingkap pola lama: penjajahan sering memakai bahasa damai.

Islam juga menata sikap politik umat. “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai wali” (QS. Al-Ma’idah: 51). Ayat ini tidak mengajarkan kebencian. Ia mengajarkan kewaspadaan dan kemandirian politik. Umat diminta berdiri di atas kepentingan dan kehormatannya sendiri, bukan menggantungkan nasib pada kekuatan yang memusuhinya.

Dalam sirah, Rasulullah saw. menegakkan ketegasan ketika perjanjian dilanggar dan umat terancam. Ketegasan itu bukan ledakan emosi. Ia adalah kebijakan yang melindungi kehidupan dan martabat. Rasulullah saw. bersabda, “Imam (pemimpin) adalah perisai. Di belakangnya umat berperang dan berlindung” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Sejarah para khulafaur rasyidin menegaskan hal yang sama, bahwa penjajahan berhenti ketika umat memiliki kepemimpinan yang melindungi dan kekuatan yang sah.

Maka, solusi Islam berdiri pada kejelasan ideologis. Ia menolak ilusi damai yang timpang. Ia menegaskan pembelaan nyata terhadap yang tertindas. Ia memulihkan kepemimpinan yang menjadi perisai. Di sinilah jihad fi sabilillah dipahami sebagai upaya sungguh-sungguh membela kehidupan dan menghentikan kezaliman, di bawah kepemimpinan yang bertanggung jawab.

Kembali ke rumah Ahmad, malam turun perlahan. Ia menatap langit. Harapan tidak lahir dari janji dunia. Harapan tumbuh dari keberanian mengikuti panduan Allah. Ketika dunia terus berjanji, Palestina tetap menunggu. Dan sejarah akan mencatat siapa yang memilih kata-kata, serta siapa yang memilih keadilan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + sixteen =

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global