Hj. Ratnawati Dukung Pengembangan BIJB
Terasjabar.co – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, dr. Hj Ratnawati, M.KKK. mendukung pengembangan bandar udara internasional Jawa Barat (BIJB).
Seperti diketahui, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau GMF Aero Asia (GMFI) dan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) resmi memulai pembangunan tahap pertama bengkel pesawat di Bandara Kertajati atau Kertajati Aerospace Park. Groundbreaking berlangsung di Bandar Udara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Majalengka, Senin (08/12/2025).
“DPRD Jawa barat terus mendorong upaya pengembangan BIJB dan meningkatkan perekonomian disekitar kawasan tersebut,” kata Ratnawati, Minggu (14/12/2025).
Pada tahap pertama, pengembangan kawasan akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar kawasan secara paralel dengan pembangunan hanggar rotary wing.
Pekerjaan mencakup pematangan lahan, penyediaan akses jalan internal, serta pembangunan jaringan utilitas utama seperti listrik, air, dan fiber optik, yang dilakukan bersamaan dengan konstruksi hanggar rotary wing untuk mendukung operasional Maintenance, Repair, and Operations (MRO) Rotary Wing sektor pemerintahan dan layanan terkait lainnya.
Hanggar tersebut dirancang dengan kapasitas fleksibel untuk menampung beberapa unit helikopter kelas menengah secara bersamaan dan diharapkan mulai beroperasi secara bertahap pada periode kuartal III-IV 2026.
Setelah fase awal tersebut terselesaikan, pengembangan kawasan akan dilanjutkan dengan pembangunan konektivitas sisi udara melalui pengembangan apron dan taxiway, serta pembangunan hanggar lanjutan untuk perawatan pesawat fixed wing, fasilitas MRO untuk engine dan component, manufacture spare part, dan fasilitas pendukung lainnya secara bertahap sebagai bagian dari rencana jangka panjang pengembangan Aerospace Park.
“Kehadiran Kertajati Aerospace Park diharapkan menjadi salah satu katrol utama bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Barat, memperkuat posisi Kertajati sebagai simpul logistik dan pusat industri berteknologi tinggi di Indonesia, sekaligus menghadirkan lompatan strategis bagi kemandirian industri aviasi nasional,” pungkasnya.






Leave a Reply