Diusung KIM, Dedi Mulyadi Jadi Calon Kuat Gubernur Jabar
Terasjabar.co – H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., adalah mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang mewakili daerah pemilihan Jawa Barat VII dan bertugas di Komisi VI dari tahun 2019 hingga 2024. Sebelumnya, Dedi dikenal luas sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode berturut-turut, dari 2008 hingga 2018. Kariernya sebagai bupati dimulai setelah terpilih dalam Pilkada 2008, berpasangan dengan Dudung Bachtiar Supardi sebagai wakilnya. Pada pemilihan berikutnya, ia kembali terpilih untuk masa jabatan kedua, dari 2013 hingga 2018.
Sebelum menjabat sebagai bupati, Dedi terlebih dahulu berkarier sebagai Wakil Bupati Purwakarta dan juga pernah menjadi legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta pada periode 1999-2003, sebelum mengundurkan diri setelah terpilih sebagai Wakil Bupati pada tahun 2003.
Dedi juga merupakan tokoh penting di Partai Golongan Karya (Golkar), di mana ia diaklamasikan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat untuk masa bakti 2016–2020, menggantikan Irianto Syafiuddin. Pada Pilgub Jawa Barat 2018, Dedi diusung oleh Golkar sebagai calon Wakil Gubernur, mendampingi Deddy Mizwar, wakil gubernur petahana yang juga kader Partai Demokrat.
Lahir pada 11 April 1971 di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Dedi adalah putra bungsu dari sembilan bersaudara. Ayahnya, Sahlin Ahmad Suryana, adalah pensiunan Tentara Prajurit Kader yang dipaksa pensiun dini pada usia 28 tahun karena sakit akibat racun yang digunakan oleh mata-mata kolonial. Ibunya, Karsiti, yang tidak pernah bersekolah, adalah seorang aktivis Palang Merah Indonesia. Semasa kecilnya, Dedi sering membantu ibunya menggembala domba dan berladang.
Dedi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Subang, mulai dari SD Subakti (1984), SMP Kalijati (1987), hingga SMA Negeri 1 Purwadadi (1990). Pendidikan tingginya diselesaikan di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta, di mana ia meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1999. Selama masa kuliah, Dedi aktif sebagai aktivis dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Purwakarta.
Karier politik Dedi dimulai saat ia terpilih sebagai anggota DPRD Purwakarta periode 1999-2004 dan menjabat sebagai Ketua Komisi E. Namun, pada tahun 2003, ia terpilih sebagai Wakil Bupati Purwakarta untuk periode 2003-2008, berpasangan dengan Lily Hambali Hasan. Kemudian, pada Pilkada 2008, Dedi mencalonkan diri dan terpilih sebagai Bupati Purwakarta untuk periode 2008-2013.
Selain kiprahnya di dunia politik, Dedi juga dikenal sebagai Youtuber dengan kanal “Kang Dedi Mulyadi Channel (KDM)” yang memiliki 5,33 juta subscriber.
Belakangan ini, Dedi aktif membantu pengacara Pegi Setiawan, yang menjadi tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina dan Eki. Berkat kegigihannya mencari bukti, Dedi berhasil membantu Pegi Setiawan memenangkan pra-peradilan atas tuduhan tersebut.






Leave a Reply