BERANTAS NARKOBA, ISLAM PUNYA SOLUSINYA

Oleh:
apt. Indah Rahma, S.Farm
(Praktisi Kesehatan)

Terasjabar.co – Peredaran Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) nyatanya tak kunjung usai. Beberapa kasus peredaran narkoba selalu menghiasi laman berita Nasional setiap tahunnya. Seperti yang diberitakan pada radarbali.jawapos.com yang mengabarkan telah ditemukan perkebunan ganja hidroponik didalam sebuah Vila di kawasan Canggu, Badung Bali yang merupakan milik warga negara Ukraina yang sudah tinggal di Indonesia selama 2 tahun. Tidak hanya itu, pada April 2024 lalu Polda Kepulauan Riau telah menggagalkan upaya penyelundupan narkotika berupa sabu cair dalam kemasan botol minum sebanyak 13,2 Liter (kompas.com, 30-04-2024).

Belum lagi kasus peredaran narkoba dalam kemasan makanan yang baru-baru ini terjadi juga berhasil menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Satuan Tugas Penanggulangan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) telah menangkap sebanyak 28.382 orang tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba selama delapan bulan terakhir dari September 2023 sampai Mei 2024 lalu (wartaekonomi.com, 11-05-2024). Namun, sayangnya yang diberantas dan tertangkap justru peredaran narkoba dalam skala kecil, baik pemakai maupun bandar, sehingga menimbulkan celah bagi para gembong untuk merekrut kembali bandar-bandar baru dan mencari konsumen baru pula. Apakah nyatanya sesulit itu memberantas peredaran narkoba sampai ke akarnya?

Mirisnya lagi hal tersebut justru terjadi di negara yang sudah memiliki Badan Narkotika Nasional (BNN) sendiri. BNN berkedudukan sebagai sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) Indonesia yang disinyalir melaksanakan tugas pemerintahan pada bidang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor dan bahan adiktif lainnya yang dibentuk pada tahun 1971 silam (bnn.go.id). Walaupun demikian masih banyak kasus peredaran narkoba yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Hal ini menggambarkan betapa narkoba sudah menggurita di negeri berkembang yang satu ini. Merajalela hingga pemerintahpun kesulitan sekali untuk memberantas secara tuntas kasus peredaran narkoba hari ini.

Narkoba sendiri merupakan zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang (bnn.go.id). Masih dari laman BNN, bahwa terdapat 3 golongan narkotika dalam dunia kesehatan, golongan kedua dan ketiga yang biasanya banyak digunakan dalam dunia medis sebagai obat-obatan penahan rasa nyeri maupun menghilangkan kesadaran seseorang untuk keperluan tindakan bedah dan operasi seperti morfin, amfetamin, dan metadon. Sedangkan golongan pertama seperti ganja, opium dan kokain hanya diperuntukan sebagai bahan penelitian guna kepentingan ilmu pengetahuan. Namun banyak oknum yang memanfaatkan narkotika untuk kepentingan bisnis atau diperjual belikan kepada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Efek mengerikan yang ditimbulkan karena penyalahgunaan narkoba sangat luas di masyarakat, seperti perilaku amoral yang semakin menjadi dan angka kriminalitas yang semakin tinggi setiap harinya. Bahkan dampak penggunaan narkoba pada seseorang bisa merusak psikologis, sosial, dan ekonominya. Terlebih lagi sasaran para pengedar narkoba dewasa ini adalah para remaja SD, SMP, SMA bahkan Mahasiswa di perguruan tinggi karena mereka rentan sekali terkena stress, dalam masa tingkat ketidak konsistenan dan pencarian jati diri sehingga memiliki rasa penasaran yang tinggi untuk mencoba hal-hal yang belum mereka rasakan sebelumnya. Seperti yang terjadi di Gang Aut, Bogor Tengah telah terjadi tawurn pelajar dan 2 dari 6 orang ternyata teridentifikasi positif narkoba jenis sabu-sabu setelah di tes urine oleh Polresta Bogor (Kompas.com, 11-05-2024).

Negara nyatanya kalah dalam melawan narkoba karena lemahnya sistem hukum/sanksi yang diterapkan. Saat ini, aturan hukum terkait narkoba bergerak begitu lamban. Meski kinerja Polri dan satuannya dalam memberangus narkoba sudah baik, namun penegakan hukum terhadap setiap kasus peredaran narkoba belum memberikan efek jera sama sekali. Misalnya, dari banyak kasus biasanya pengguna narkoba hanya direhabilitasi tanpa adanya tindak pidana, padahal pengguna, pengedar, maupun bandar sama-sama melakukan kejahatan. Di dalam sistem Islam rehabilitasi juga harus dilakukan tetapi bukan berarti para pelaku bebas dari sanksi pidana.

Dalam paradigma Islam narkoba ditetapkan sebagai zat yang haram. Seorang ulama bernama Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Narkoba sama halnya dengan zat yang memabukkan diharamkan berdasarkan kesepakatan para ulama. Bahkan setiap zat yang dapat menghilangkan akal, haram untuk dikonsumsi walau tidak memabukkan”. Dengan demikian segala sesuatu yang dapat merusak kesehatan jiwa dan akal seorang muslim adalah sesuatu yang haram.

Islam mampu memberantas tuntas narkoba, dengan dukungan 3 pilar baik individu, masyarakat dan negara. Edukasi dari dasar mengenai ketakwaan individu dilakukan di lingkungan keluarga dan sosial masyarakat. Guna mewujudkan hal yang demikian, sistem pendidikan yang digunakan haruslah berdasarkan akidah Islam. Dengan pendidikan Islam maka akan terbentuk kesadaran individu untuk taat kepada sang pencipta. Dengan ketaatan ini, seseorang akan berlari sejauh mungkin dari segala hal yang dilarang dalam Islam, seperti narkoba. Kemudian, dilakukan pengontrolan dan pengawasan melalui praktik amar ma’ruf dan nahi munkar yang menjadi pola kebiasaan di masyarakat. Jika terdapat perilau individu yang bertentangan dengan Islam, masyarakat bisa langsung melaporkannya pada pihak yang berwenang setelah pelakunya dinasihati atau diingatkan terlebih dahulu. Tidak hanya sampai disitu, standar yang menjadi tolok-ukur adalah halal-haram, bukan atas asas pandangan atau budaya manusianya. Hasilnya adalah, masyarakat mempunyai kesamaan dalam menakar perilaku seseorang baik yang masuk kategori ma’ruf atupun munkar. Negara juga melakukan tindakan tegas berupa sanksi bagi yang melanggar. Bahkan menurut Ustadz Shiddiq al-Jawi dalam Hukum Seputar Narkoba dalam Fikih Islam, sistem Islam memberikan sanksi pada penyalahgunaan narkoba berupa takzir. Sanksi takzir merupakan sanksi yang jenis dan besarannya ditentukan hakim. Sanksi takzir dikenakan tergantung tingkat kesalahan yang dilakukannya sehingga bisa berbeda disetiap kasusnya. Hukuman bagi pengguna lama akan berbeda dengan yang baru, juga antara pengedar dan pemilik pabrik narkoba jelas dibedakan. Bahkan sanksi takzir bisa sampai pada hukuman mati.

Wallahualam bissawab.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − two =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius