Zulkifly Chaniago: Sosialisasi Perda Pengelolaan Limbah B3 Harus Masif Dilakukan

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki Perda tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Jawa Barat yakni, Perda Nomor 23 Tahun 2012. Perda tersebut telah disahkan pada 28 Desember 2012.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE., tujuan dari keberadaan Perda Nomor 23 tahun 2012 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Jabar untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limbah B3.

“Selain itu, Perda ini dibuat untuk pemulihan kualitas lingkungan yang telah tercemar sesuai fungsinya,” ujar Zulkifly kepada Terasjabar.co, Senin (4/12/2023).

Zulkifly memintaa agar sosialisasi terkait dengan Perda Nomor 23 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Jawa Barat harus masif dilakukan, agar semua masyarakat jadi lebih memahami perda tersebut dengan baik.

Karena melalui perda ini, kata Zulkifly, Provinsi Jabar, berusaha melindungi lingkungan tanah, air, dan udaranya untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Daddy berharap, semua masyarakat Jabar bisa berperan serta dalam membantu penegakan perda tentang limbah B3 tersebut.

“Pertanyaannya apakah Perda tersebut meringankan atau sebaliknya justru menjadi beban masyarakat? Setiap perda di tingkat provinsi seharusnya menjadi rujukan untuk Perda kabupaten/kota,” katanya.

Hal itu, kata Zulkifly, sesuai dengan hirarki perundang-undangan yang menjadi amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

Jadi, kata Zulkifly, semua peraturan daerah Provinsi Jawa Barat pasti berlaku di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Artinya, Perda Nomor 23 tahun 2012 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di semua kabupaten/kota di Jawa Barat pun harus berlaku tanpa kecuali.

“Jadi, wajar kiranya jika penyebarluaran perda memang menjadi sesuatu yang disambut hangat di desa-desa,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *