Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Alat Pertanian di Jabar
Terasjabar.co – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Cianjur Hj. Lilis Boy menyebutkan kebutuhan anggaran di UPTD Balai Pengembangan Teknologi Mekanisasi Pertanian di Ciranjang, Kabupaten Cianjur perlu ditingkatkan untuk memenuhi program pengembangan peralatan pertanian.
Sebab kata Hj. Lilis, Kabupaten Cianjur sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan pertanian dan perkebunan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi, seperti komoditas padi dan sayuran diantaranya menjadi salah satu produk andalan.
“Produksi pertanian khususnya di Kabupaten Cianjur harus dapat ditingkatkan, apalagi didukung dengan pertanian yang kuat. Tentu ini tidak lepas dari peran serta dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhannya,” ujar Lilis.

Terlebih, lanjut Hj. Lilis, pasca pandemi Covid-19 menjadi kendala utama dalam tiga tahun terakhir yang berdampak ke semua sektor. Tidak terkecuali bidang pertanian dan sejenisnya juga turut terdampak karena penggunaan anggaran pemerintah terfokus pada pemulihan pasca pandemi.
“Dengan adanya pandemi Covid-19 ini semua sektor ekonomi hampir lumpuh, termasuk bidang pertanian. Saat ini kita memerlukan pemulihan secara signifikan untuk bangkit dari keterpurukan pasca pandemi,” katanya.

Lebih khusus, ungkapnya, pengembangan alat-alat pertanian yang sejatinya diperuntukan agar memudahkan kinerja para petani pun harus terus ditingkatkan. Seperti halnya didaerah lain ada yang sudah bisa memproduksi alat pertanian secara massal dan bisa dikatakan berhasil dalam meningkatkaan produksi pertanian.
“Jelas dalam hal ini kita kalah bersaing dalam menyediakan alat-alat pertanian, inilah yang akan terus kita dorong bagaimana agar alat-alat pertanian yang dibuat bisa berdaya saing tinggi khususnya di Jawa Barat”, tegasnya.





Leave a Reply