Elektabilitas Masuk Tiga Besar Survei Litbang Kompas, Achdar Sudrajat: Bukti Program Partai Demokrat Dirasakan Rakyat
Terasjabar.co – Naiknya elektabilitas Partai Demokrat hingga bertengger di tiga besar survei Litbang Kompas, adalah bukti rakyat berharap partai berlambang mercy ini untuk tetap bertaji pada Pemilu Serentak 2024.
Hal itu dikatakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. mengomentari partainya masuk dalam tiga besar dengan elektabilitas 11, 6 persen di bawah PDIP dan Gerindra.
Dikatakan Achdar, naiknya elektabilitas itu adalah bukti tema politik yang diusung Partai Demokrat, yakni perubahan dan perbaikan diterima masyarakat.
“Partai Demokrat dalam program partainya dengan tegas mengusung agenda perubahan dan perbaikan, yang intinya menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama programnya, people centred development programme,” ujar Achdar kepada Terasjabar.co, Selasa (21/6/2022).
Achdar meyakini, naiknya elektabilitas Partai Demokrat, juga karena program-program yang pro rakyat semasa Susilo Bambang Yudhoyono menjabat presiden RI selama 10 tahun, benar-benar dirasakan masyarakat.
“Presiden SBY memimpin 10 tahun Indonesia secara konsisten diyakini tetap menjadi program unggulan yang secara nyata langsung memberi solusi terhadap beban ekonomi yang menghimpit kehidupan rakyat,” katanya.
Pada sisi lain, anggota Komisi IV DPRD Jabar ini menyatakan, hasil survei itu juga merupakan peringatan agar Partai Demokrat jangan sekali-kali meninggalkan rakyat, pemilik utama kedaulatan.
“Sebagai Parpol yang lahir dari rahim rakyat, Partai Demokrat akan terus menerus menyapa, peduli dan bekerja untuk rakyat serta bersama rakyat terus memperjuangkan harapan rakyat tersebut tanpa mengenal lelah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, hasil survei yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 26 Mei-4 Juni 2022 menunjukkan, PDIP merupakan partai dengan elektabilitas tertinggi dengan angka 22,6 persen.
Posisi PDIP sebagai pemuncak elektabilitas diikuti oleh Partai Gerindra (12,5 persen), Partai Demokrat (11,6 persen), dan Partai Golkar (10,3) persen.
Berikutnya, ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing elektabilitasnya 5,4 persen, diikuti Partai Nasdem (4,1 persen).
Lalu, elektabilitas dua partai parlemen lainnya, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen, yakni PAN (3,6 persen) dan PPP (2 persen).






Leave a Reply