Ceu Popong, Iwan Bule, dan Tokoh Sunda Kumpul di Bandung Barat

Terasjabar.co – Ratusan tokoh Sunda dari berbagai usia berkumpul dalam sebuah Kongres Sunda 2022 di Museum Galeri Bahari, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (19/6/2022).

Pertemuan tokoh Sunda dalam wadah ‘Forum Sunda Ngahiji’ di museum milik mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) periode 2014-2018 Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi itu membahas segala keresahan atas nasib orang Sunda yang kurang berperan dalam berbagai sektor, seperti politik, pendidikan, pangan, dan sektor lainnya.

Dalam Kongres Sunda itu hadir para tokoh di antaranya Tjetje Hidayat Padmawinata, Popong Otje Djunjunan alias Ceu Popong, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul, Joe P Project, serta tokoh Sunda lainnya.

Koordinator Nonoman Sunda Hendra Guntara pihaknya menuangkan berbagai keresahan generasi muda terkait nasib kesundaan pada manifes bertajuk ‘Kamelang Nonoman Mapag Mangsa Anu Bakal Kasorang’.

“Jadi kami dari generasi muda sunda, merangkai sebuah rangkuman manifes dari pemikiran generasi muda, semua dituangkan di situ,” ungkap Hendra kepada wartawan.

Hendra menyebut salah satu poin dalam manifes tersebut yakni Jawa Barat dalam kontestasi politik hanya dijadikan sebagai lumbung suara.

“Sementara orang Sunda yang manggung dalam ranah politik di tingkat nasional tidak membawa utuh kepentingan Jawa Barat. Maka kami generasi muda, siapapun nanti tokoh yang maju memimpin Indonesia akan didukung sepenuhnya,” kata Hendra.

Saat disinggung soal nama tokoh yang bakal diusung, Hendra menyebut belum ada pembahasan ke arah tersebut. Pihaknya hanya fokus pada membangun spirit kebersamaan antara tokoh Sunda.

“Soal nama tokoh di Jawa Barat belum ke sana, yang penting spirit kebersamaannya dulu. Mari sama-sama gaungkan tagline Jabar Ngahiji Sangkan Jadi Kahiji. Ketika ada tokoh dari Jawa Barat yang kita dorong, supaya jangan saling sikut,” kata Hendra.

Poin lainnya yakni meminta pemerintah membuka moratorium tentang pemekaran Jawa Barat. Mengingat saat ini ada ketimpangan antara jumlah penduduk dan jumlah kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Etnis Sunda itu kedua terbesar di Indonesia, jumlah masyarakat juga terbesar. Hanya saja jumlah kabupaten/kota timpang secara nasional. Makanya kita mendorong moratorium dicabut sehingga pemekaran bisa berlangsung,” ujar Hendra.

Iwan Bule dan Ceu Popong dalam Kongres Sunda 2022 di Bandung Barat. Foto: Whisnu Pradana/detikJabar
Sementara itu Perwakilan Kasepuhan Sunda Noeri Ispanji Firman mengatakan selama ini keterlibatan generasi muda dalam hal kesundaan masih kurang terdengar gaungnya. Sehingga momen Kongres Sunda jadi titik balik kekurangan tersebut.

“Selama ini berkaitan dengan kesundaan selalu berkaitan dengan sesepuh. Prihatin ketika anak muda tidak peduli pada masalah krusial Jawa Barat, khawatir nanti Sunda tinggal cerita. Makanya kongres ini jadi momen menghilangkan kekhawatiran itu,” tutur Noeri.

Tak hanya saling meluapkan keresahan dan gagasan, momen pertemuan tokoh Sunda yang jarang terjadi juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan hiburan. Misalnya Ceu Popong berduet dengan Ketum PSSI Iwan Bule menyanyikan lagu ‘Euis’ yang dipopulerkan Bing Slamet dan Rita Zahara tahun 1965.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × one =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam