Antisipasi PMK, Irfan Suryanagara Minta Pemprov Jabar Perketat Arus Lalu Lintas Hewan di Check Point
Terasjabar.co – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol. minta Pemprov Jabar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (KPP) untuk memperketat peredaran jual beli hewan ternak Sapi dan Domba, terutama hewan dari luar Jabar.
“Hal ini sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di sejumlah daerah”, kata Irfan kepada Terasjabar.co, Minggu (15/5/2022).
Menurut Irfan, beberapa belakangan ini, di Jabar sudah ditemukan puluhan ekor hewan ternak Sapi dan Domba yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Hal ini tentunya mengkhawatirkan masyarakat, untuk itu, harus dilakukan perketatan peredaran arus lalu lintas jual beli hewan, terutama dari luar Jabar”, pintanya.
Dikatakannya, kebutuhan hewan di Jabar sangat besar, terutama menjelang hari raya qurban/Idul Adha 1443H, sehingga para pengusaha peternakan berupaya menginfor hewan ternak dari luar Jabar.
“Memang Hari Raya Qurban/Idul Adha masih sekitar dua bulan lagi, tapi bagi pengusaha peternakan, beli hewan jauh-jauh hari tentu harga masihnya relatif murah, selanjutnya dilakukan penggemukan, sehingga harga hewan akan naik saat dijual mendekati hari raya qurban nanti”, ujar politisi Partai Demokrat Jabar ini.
Lebih lanjut Irfan juga meminta pihak Dinas KPP Jabar untuk terus melakukan pengecekan di sejumlah kandang peternakan sapi dan domba untuk mencegah dan mewaspadai penyebaran kasus PMK.
“Dan sekaligus memperkuat informasi dan sosialisasi terkait PMK, hingga vaksinasi dan pengobatan suportif, serta membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK”, katanya.
Irfan juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik berlebihan dengan PMK.
“Menurut dokter hewan bahwa PMK bukan zoonosis, jadi penyakit ini tidak bisa menular dari hewan ke manusia. Aman mengonsumsi produknya selama dimasak dengan benar,” pungkasnya.






Leave a Reply