Irfan Suryanagara: Banyak BUMD Jabar Butuh Perbaikan
Terasjabar.co – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menilai, belum optimalnya kinerja dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya permasalahan minimnya aset serta mis manajemen.
“Ada beberapa BUMD yg memang harus kita perbaiki, tapi kita optimis pada perbaikan kedepannya akan bisa memperbaiki BUMD di Jawa Barat”, kata Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol. kepada Terasjabar.co, Senin (7/2/2022).
Ia menambahkan, mengenai permasalahan yang dialami oleh beberapa BUMD disebabakan oleh sulitnya penggunaan aset dan terjadinya mis manajemen.
“Permasalahannya utama BUMD di Jabar, kalo saya lihat ada masalah aset yang belum bisa dicairkan sehingga ada kekurangan dan mis manajemen sehingga kurang bisa mendapatkan hasil yang optimal” katanya.
Lebih lanjut Ia menambahkan, terkait belum efektifnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka disebabkan oleh belum tersedianya akses menuju bandara tersebut. Menurutnya persoalan akses tersebut berpengaruh besar terhadap animo masyarakat, sehingga mayoritas masyarakat Jawa Barat belum dapat beralih menggunakan BIJB.
“BIJB tidak optimal adalah kurangnya kerjasama dalam segi infratrukstur terutama akses menuju BIJB (toll dan kereta) yang belum bisa mencapai area BIJB. Mudah-mudahan akses tol Cisumdawu dapat segera beroperasi”, katanya.
Pihaknya juga mendorong, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat untuk fokus meningkatkan kinerjanya. Sehingga target deviden yang telah direncanakan dapat terpenuhi.
“Penanaman modal dan sebagainya harus ada peningkatan yang lebih jauh, apalagi BUMD yang disinyalir belum ada BUMD yang memberikan dividen” kata Irfan.
Ia pun menambahkan, BUMD di Jawa Barat untuk melakukan banyak inovasi terutama dari sisi pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Perlu kita perbaiki bersama dan harapan kita adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk apapun” pungkasnya.






Leave a Reply