Moncer Dalam Survei Capres, Irfan Suryanagara: Bukti AHY Peduli Dengan Rakyat

Terasjabar.co – Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kian moncer di bursa Capres 2024. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini masuk ke dalam empat besar hasil survei Indikator Politik Indonesia.

“Ketum AHY menjadi satu-satunya tokoh nasional non pejabat publik yang masuk empat besar dengan elektabilitas 6,8 persen,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol. kepada Terasjabar.co, Selasa (11/1/2022).

Mengupas survei, Irfan juga merasa bangga bahwa jagoannya ini lebih moncer lagi di bursa Cawapres 2024. Angkanya mencapai 12 persen. Sementara di barisan elektabilitas ketum parpol, AHY berada di dua besar sebagai ketum kandidat capres.

Irfan menganalisa, elektabilitas yang dicapai Ketumnya itu dalam posisi tren positif alias naik. Menurutnya, hasil ini jauh lebih baik ketimbang hasil survei di November 2021 yang mencatat elektabilitas sang ketum sebesar 4,8 persen di peringkat enam capres.

“Kala itu, sebagai cawapres, elektabilitas Ketum AHY sebesar 9 persen, ada di peringkat lima besar,” katanya.

Irfan meyakini, tren positif Sang Ketum ini merupakan buah kerja seluruh skuad Partai Demokrat yang menurutnya begitu fokus turun gunung membantu masyarakat melawan pandemi Covid-19. Mulai dari memberikan bantuan hingga mendongkra ekonomi rakyat.

“Prinsip Demokrat berkoalisi dengan rakyat, diterjemahkan menjadi berbagai Gerakan Nasional Peduli Demokrat (GNPD), mulai dari tanggap bencana hingga bantuan pendidikan anak,” katanya.

Pun, posisi Partai Demokrat berkoalisi dengan rakyat ini juga dirasakan masyarakat, utamanya keberpihakan partai di berbagai isu nasional. Misalnya, partai berlambang Mercy ini konsisten menolak RUU Cipta Kerja, di mana mayoritas partai di Senayan menyetujui ini.

Penolakan RUU Cipta Kerja ini, menurut Jibriel mendapatkan dukungan dari para pekerja, dan profesional. Selain itu, partai ini juga menolak RUU Minerba dan mengklaim menjadi yang terdepan dalam mengkritik Pemerintah saat memimpin perlawanan bangsa melawan pandemi Covid-19.

Selain memuji Sang Ketum, Irfan juga mengupas survei yang menemukan data bahwa 38,6 persen responden setuju perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode. Meskipun angkanya berada di bawah 50 persen, namun ini menjadi Wake Up Call alias peringatan bagi Partai Demokrat.

Sarannya, kepada seluruh parpol untuk bisa menekan wacana tiga periode ini karena dapat mencederai demokrasi. Pembatasan kekuasaan, katanya, adalah keharusan dalam upaya mempertahankan demokrasi.

“Ini lampu kuning bagi kita,” sebutnya.

Wacana perpanjangan masa jabatan tiga periode, katanya, tidak sesuai dengan konstitusi tepatnya di Pasal 7 UUD 1945 yang mengatur tentang masa jabatan yang hanya dua periode. Baginya, sebuah negara demokrasi yang dewasa, matang, dan modern memiliki masa jabatan Presiden dua periode.

Nah, Pemilu 2024 menurutnya adalah momentum pergantian kepemimpinan yang harus disambut dengan suka cita atas semangat perubahan dan regenerasi kepemimpinan. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi sudah menggunakan dua kali hak berdemokrasinya sebagai Presiden.

“Sebagian besar penduduk Indonesia kini berusia dibawah 40 tahun, dan mereka menghendaki kepemimpinan yang bisa memahami persoalan-persoalan mereka dengan baik, jangan sampai terjadi kesenjangan generasional yang membuat pemimpin tidak ‘nyambung’ dengan yang dipimpin,” tutupnya.

Untuk diketahui, survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai capres nomor satu dengan elektabilitas sebesar 24,1 persen, diikuti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebesar 20,8 persen.

Di posisi ketiga, ada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan 15,1 persen. Selanjutnya, diikuti AHY sebagai tokoh nonpejabat di peringkat keempat dengan elektabilitas sebesar 6,8 persen.

AHY, lebih moncer lagi di bursa capres versi Ketum Parpol. Mendapatkan elektabilitas sebesar 12 persen, AHY menjadi yang kedua setelah Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sementara, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto berada di posisi ketuga dengan 6,8 persen.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei tatap muka pada 6-11 Desember 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden mencapai 1.220 orang. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − two =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam