Irfan Suryanagara: KLB Deli Serdang Bukan Kongres, Tapi Kumpulan Kerumunan
Terasjabar.co – Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol. menilai, Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang bukan merupakan sebuah agenda resmi partai, melainkan kumpulan kerumunan orang di tengah pandemi Covid-19.
“Saksi dari pihak penggugat menerangkan, dia tidak mengetahui ada verifikasi peserta atau tidak dalam KLB. Dia hanya tahu ada 318 peserta yang hadir, itupun tida tidak tau punya hak suara atau tidak,” katanya, Jumat (8/10/2021).
Ia menjelaskan, saksi fakta pihak Moeldoko mengaku tidak mengetahui ada atau tidak pengurus DPD Partai Demokrat yang hadir di KLB Deli Serdang. Hal ini penting dijelaskan karena pendukung Moeldoko kerap bicara hanya mengakui AD/ART 2015.
“Bahkan berdasarkan AD/ART Partai Demokrat, ini AD/ART 2015 ya, untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa harus dengan usulan sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah DPD. Dan dia tidak tahu ada dari DPD hadir atau tidak,” ujarnya.
Sementara itu kata Irfan, saksi fakta DPP Partai Demokrat, mengaku tidak meneriman undangan KLB tersebut secara resmi. Selain itu, dia juga tidak menandatangi surat usulan penyelenggaraan KLB Deli Serdang tersebut.
Padahal, seharusnya usulan penyelenggaraannya itu diajukan oleh sekurang-kurangnya setengah dari jumlah DPC. Kemudian, status keabsahan peserta juga bermasalah.
“Dari Sulawesi Utara ada 15 yang hadir, 6 di antaranya pengurus yang pernah jadi pengurus dan diberhentikan, sementara itu sisanya bukan pengurus. Tapi semuanya menandatangani daftar hadir,” ujarnya.
Saat di verifikasi kepada saksi fakta tersebut apakah ada peserta KLB Deli Serdang memiliki Surat Keputusan (SK) ihwal status kepesertaan yang sah, jawabnya tidak ada verifikasi dan semuanya masuk berkerumun ke dalam ruangan.
Menurut dia, kongres itu ada tata cara yang harus dilengkapi. Salah satunya adalah peserta KLB harus quorum. “Saya menganggap itu adalah kumpulan kerumunan, karena kongres itu ada tata caranya, memenuhi quorum apa tidak,” kata dia.






Leave a Reply