Toni Setiawan Pertanyakan Efektivitas Dana PEN di Jawa Barat
Terasjabar.co – Setahun lebih Jawa Barat dan Indonesia terkunci oleh pandemi Covid-19, hal tersebut menyebabkan perekonomian tanah pasundan terganggu dan mengalami penurunan. Hal itu membuat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengambil pinjaman melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Terkait langkah tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Drs. Toni Setiawan, M.IPol. menyatakan bahwa dirinya belum sama sekali merasakan efek atau imbas dari keadaan perekonomian di Jawa Barat.
“Menurut saya belum, karena memang dana PEN itu lebih banyak memfasilitasi persoalan kesehatan yang juga harus sesegera mungkin ditangani Jawa Barat,” katanya.
Lebih lanjut, legislator asal Kabupaten Bandung ini menambahkan bahwa faktor kesehatan sebagai salah satu prasyarat dalam persoalan memajukan ekonomi hari ini.
Pihaknyapun memiliki catatan khusus terkait dana PEN Jawa Barat ini dimana dibeberapa tempat pinjaman ini justru digunakan untuk membangun alun-alun.
“Kita ada catatan, meski Jabar WTP tapi kita memberikan catatan karena pinjaman PEN itu belum efektif, apa gunanya pembangunan alun-alun, itu yang sampai hari ini kita tidak habis pikir kenapa urusan alun-alun tidak juga digeser,” katanya.
Kemudian, Toni juga menilai OPD terkait pun ketika ditanyakan tidak menjawab secara pasti. “Ketika kami tanya jawabannya juga gak pasti”, pungkasnya.






Leave a Reply