Zulkifly Chaniago Berharap Tol Cisumdawu Dapat Selesai Sesuai Target Akhir 2021
Terasjabar.co – Pemerintah pusat telah menargetkan pada akhir tahun 2021, pembangunan Jalan Tol Cisumdawu ( Cileuyi- Sumedang dan Dawuan) akan tuntas. Untuk, itu, pekerjaan fisik/ kontruksinya kini sedang dikebut.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 km di Provinsi Jawa Barat terdiri dari enam seksi akan terhubung dengan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang sudah mulai beroperasi.
Namun, dalam pekerjaannya pembangunan proyek jalan tol ini mengalami keterlambat dari rencana waktu pekerjaan, hal ini lebih disebebkan karena terganjal pembabasan lahan yang akan terkena proyek tol Cisumdawu.
Kini lahan yang menajadi kendala pembangunan proyek tol Cisumdawu sudah dibebaskan oleh pemerintah. Untuk itu, sekarang tengaqh dikebut pekerjaan fisiknya, agar dapat tun tas sebelum akhir tahun 2021 ini.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE. membenarkan adanya keterlambatan dalam pembangunan proyek tol Cisumdawu. Keterlambatan tersebut kata dia semata-mata disebabkan berlarut-larutnya pembebasan lahan yang terkena proyek tol Cisumdawu.
“Pemerintah pusat sudah menargetkan pembangunan jalan tol Cisumdawu akan tuntas sebelum akhir tahun 2021 ini, mudah-mudahan bisa selesai sesuai target yang telah ditetapkan”, ujar politisi Partai Demokrat ini saat diminta tanggapan terkait progres Tol Cisumdawu.
Beroperasinya Tol Cisumdawu kata Zulkifly tentunya sangat mendukung kelancaran transportasi dari Bandung-ke Bandara BIJB Kertajati, karena dapat mengemat waktu tempuh dan kelancaran arus transportasi dari Bandung ke BIJB Kertajati PP dapat ditempuh dalam waktu kurang 1 jam.
Sebagai informasi bahwa Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 km terdiri dari enam seksi akan terhubung dengan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati. Untuk pembangunannya, Tol Cisumdawu dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dari enam seksi, Seksi 1 dan 2 yang dikerjakan oleh pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut dan Seksi 3-6 dikerjakan oleh PT Citra Karya Jabar Tol (CKTJ) selaku investor. Total nilai investasi proyek Jalan tol Cisumdawu seluruhnya sebesar Rp 8,4 triliun.






Leave a Reply