Debat Publik Ketiga Pilwalkot Bandung Digelar Malam Ini, Ini Tahapan-Tahapannya

Terasjabar.co – Tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung akan kembali beradu gagasan janji dan inovasi bagi kemajuan Bandung di lima tahun kedepan dalam gelaran debat publik ketiga pada hari ini, Minggu (13/5/2018) malam.

Acara debat yang di fasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung tersebut akan di laksanakan di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung dan disiarkan di salah satu stasiun televisi secara langsung mulai pukul 19.30 – 21.30 WIB.

Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarok mengatakan, debat ketiga ini merupakan debat publik terakhir yang digelar KPU. Debat ketiga kali ini mengusung tema ‘Harapan Bandung Harapan Berkemajuan’.

“Jadi nanti semua paslon akan menyampaikan Bandung ke depan seperti apa. Kemudian harapan dari paslon ke depan Bandung seperti apa. Kemudian janji itu nanti akan di perdalam oleh panelis,” ujar Rifqi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (13/5/2018).

Menurut Rifqi dalam debat nanti ada beberapa sesi. Sesi pertama akan diisi dengan pemaparan dari setiap paslon. Setelah itu dilanjutkan dengan interaksi antar paslon. Kemudian interaksi panelis dan paslon, serta interaksi publik dengan paslon.

“Formatnya sama seperti debat kedua. Perbedaannya ada pada interaksi dengan panelis, itu durasinya lebih lama. Terus komitmennya dari masing-masing paslon itu dilakukan di sesi awal, kan biasanya kalau komitmen selalu di akhir (sesi),” ucapnya

Disinggung terkait jumlah panelis dalam debat ketiga ini, menurutnya sama seperti debat kedua yakni lima orang panelis. Kelima panelis yakni Asep Warlan Yusuf (pakar hukum dan tim kebijakan publik Kota Bandung), Acuviarta Kartabi (Pakar Ekonomi dan Kebijakan Publik), Antik Bintari (pakar politik kebijakan publik dan gender), Denny Zulkaidi (pakar di bidang infrastruktur dan tata ruang) serta Nanat Fatah Natsir (pakar sosial budaya dan agama, mantan rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Selain itu, Rifqi mengungkapkan, hal yang juga membedakan dalam debat ketiga ini, ialah adanya pembataan jumlah massa pendukung untuk masuk ke ruangan acara.

“Ini jadi acara debat terakhir dalam tahapan masa kampanye. Untuk massa pendukung masing-masing paslon dibatasi hanya 80 orang dan 20 orang VIP yakni untuk keluarga, pimpinan parpol dan anggota dewan dari masing-masing partai pengusung paslon,” ujar Rifqi

Rifqi menambahkan, setelah acara debat ini tahapan selanjutnya yakni, masing-masing paslon berkampanye di berbagai media massa yang akan dimulai 10 Juni. Untuk masa kampanye sendiri akan berakhir pada 23 Juni. Setelah itu akan masuk masa tenang yakni pada 24-26 Juni dan hari pencoblosan pada tanggal 27 Juni.

“Setelah debat ini juga KPU lebih intensif sosialisasi ke masyarakat untuk memberikan informasi dan meningkatkan jumlah partisipasi pemilih di Bandung,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *