Kasus Narkoba Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19, Kemenpora Gencarkan Pembentukan Kader Pemuda Anti Narkoba

Terasjabar.co  Di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui hingga saat ini, kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba mengalami peningkatan hampir di semua daerah, hal itu dapat dilihat dari data penangkapan kasus Narkoba yang dilakukan baik oleh Kepolisian, Beacukai, maupun BNN di tahun 2020 ini.

Untuk menekan tingkat penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di tengah Pandemi Covid-19, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggelar pelatihan dan pembentukan Kader Pemuda Anti Narkoba di 25 Provinsi.

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Prof. Dr. Faisal Abdullah berharap kepada para kader yang dibentuk tersebut dapat menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya Narkoba di lingkungannya masing-masing. “taun ini, meskipun dilaksanakan secara daring, para pemuda yang dibentuk, diharapkan dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat dan sebagai pionir di tengah-tengah masyarakat untuk menumbuhkan kewaspadaan demi mewujudkan generasi muda baru yang terbebas dari Narkoba”, pesannya saat menyampaikan pembukaan Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) yang diselenggarakan secara bertahap dari bulan Oktober – November 2020.

Beliau juga menyampaikan bahwa pembentukan Kader Pemuda Anti Narkoba ini dalam rangka mewujudkan Visi Indonesia 2045 dengan menyediakan sumber daya yang unggul “jangan sampai bonus demografi yang kita terima menjadi malapetaka, karena itu pemuda harus terbebas dari Narkoba”, ujarnya dengan penuh semangat.

Arifin Majid, selaku Asdep Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora RI mengatakan bahwa Pelatihan dan Pembentukan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba tahun ini diselenggarakan di 25 Provinsi. “sejak 2016-2019 kita telah membentuk 67.594 kader di 14 Provinsi, baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota. Tahun ini kami bentuk di tingkat Provinsi yang disebut Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) di 25 Provinsi, tahun-tahun berikutnya InsyaAllah akan dilanjutkan di tingkat Kabupaten/Kota”, ujarnya.

Yari Isnaeni yang membidangi Wawasan Lingkungan Strategis dan Pencegahan Bahaya Destruktif Kemenpora RI menambahkan, bahwa pelatihan dan pembentukan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) tahun ini dilaksanakan secara daring yang bekerjasama dengan Aplikasi Ruang Kerja. “tahun ini kami bekerjasama dengan Aplikasi Ruang Kerja dalam pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba, terbagi dalam tiga tahap, tahap pertama dimulai tanggal 16-30 Oktober, tahap kedua tanggal 02 November sampai saat ini masih berlangsung, kemudian dilanjut tahap ketiga dengan target terbentuknya 2.500 – 3.000 kader tingkat provinsi pada tahun 2020 ini”, ujarnya disela-sela Koordinasi dengan Dispora Provinsi.

Asep SB Ali, selaku Ketua MPN Sekretariat Nasional Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (SETNAS KIPAN) memberikan apresiasi kepada Kemenpora RI yang telah berkomitmen dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di kalangan pemuda. “upaya Kemenpora ini tentu kita sangat berterimakasih, selanjutnya agar upaya pemerintah ini berjalan efektif dan berkelanjutan, kami akan menindaklanjutinya dengan secara intensif mengawal dan membentuk kepengurusan KIPAN di seluruh Provinsi, sehingga ada wadah para kader untuk bergerak bersama pemerintah di daerahnya masing-masing dalam penanggulangan bahaya Narkoba”, pungkasnya.

Berikut daftar Provinsi yang mengikuti Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba pada tahun 2020 :

  1. Provinsi Banten
  2. Provinsi DI Yogyakarta
  3. Provinsi Jawa Tengah
  4. Provinsi Jawa Barat
  5. Provinsi Nusa Tenggara Timur
  6. Provinsi Papua
  7. Provinsi Papua Barat
  8. Provinsi Maluku Utara
  9. Provinsi Sulawesi Selatan
  10. 10.Provinsi Sulawesi Tengah
  11. 11.Provinsi Sulawesi Barat
  12. 12.Provinsi Gorontalo
  13. 13.Provinsi Sulawesi Utara
  14. 14.Provinsi Kalimantan Utara
  15. 15.Provinsi Kalimantan Timur
  16. 16.Provinsi Kalimantan Selatan
  17. 17.Provinsi Kalimantan Tengah
  18. 18.Provinsi Kalimantan Barat
  19. 19.Provinsi Lampung
  20. 20.Provinsi Bengkulu
  21. 21.Provinsi Bangka Belitung
  22. 22.Provinsi Sumatera Selatan
  23. 23.Provinsi Jambi
  24. 24.Provinsi Sumatera Barat
  25. 25.Provinsi Sumatera Utara
Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *