Bupati Bandung Sebut Banyak Tempat Wisata Tidak Dikelola Dengan Baik

Terasjabar.co – Potensi wisata di Kabupaten Bandung, baik wisata alam, budaya, fashion maupun kuliner, cukup lengkap untuk dikembangkan. Namun sejauh ini belum semua tempat wisata di kelola dengan baik

Bupati Bandung Dadang Naser meyebutkan, banyak tempat wisata yang di kelola tidak secara profesional, sehingga masih banyak wisatawan yang kapok datang kembali.

“Masyarakat harus siap menerima tamu dengan keramahan, keamanan dan kenyamanan. Di samping tentunya yang paling utama, yaitu inovatif dalam tampilan budaya, fashion dan kuliner yang disajikan,” kata Dadang.

Standar kualitas sajian wisata di daerah yang dipimpinnya selama satu dekade itu, menurut bupati, masih variatif. Di beberapa wilayah sudah baik, namun wilayah lain perlu pengembangan lebih lanjut.

“Standar kualitas manajemennya harus sama. Saya ingin tenaga ahli dihadirkan, supaya ada pendampingan dalam mengajarkan manajemen kepariwisataan,” imbuh Bupati.

Menurutnya, bila kepariwisataan ingin maju, harus meniru daerah lain yang sudah lebih dulu maju. Ia mengambil contoh pariwisata di Bali, di mana masyarakatnya sangat siap menerima tamu, dan bisa menampilkan ciri khas adat istiadatnya.

“Kita punya potensi besar, pelaku seni kita malah sudah tembus menjual produknya ke sana. Nah, di daerah asalnya, seharusnya mengikuti, tentunya dengan penataan budaya khas Sunda,” tuturnya.

Untuk Desa Cilame sendiri, lanjut Dadang Naser, memiliki panorama alam yang tidak kalah indahnya. Ia pun meminta masyarakat setempat, untuk meningkatkan potensi usaha pendukungnya.

“Tampilkan fashion atau kuliner yang khas. Misalnya cireng, bagaimana membuat cireng yang berbeda yang tidak ada di daerah lain. Atau buat sajian budaya yang menarik tamu untuk datang kembali. Kembangkan produktivitas usaha pendukung lainnya, misal produk-produk kerajinan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Jangan sampai tamu berwisata ke sini, tapi belanjanya di tempat lain,” imbau Dadang Naser.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Cilame Alo Sobirin menambahkan, Cilame memiliki potensi wisata alam yang besar. Sebut saja Puncak Camar, Gunung Walanda dan Puncak Kahyangan.

“Di sini juga ada Bumi Perkemahan Andes, arung jeram, atau cadas gantung untuk kegiatan panjat tebing para pecinta alam. Kami terus berupaya membuka jalur-jalur penghubung strategis, jangan sampai ada warga kami yang terisolir,” tambah Alo Sobirin.

Dengan dibukanya jalur-jalur strategis tersebut, ia berharap potensi wisata yang ada, dapat mendongkrak pendapatan asli desa yang dipimpinnya.

“Setelah jalur strategis dibuka, dan potensi-potensi wisata ini bisa dikembangkan dengan lebih baik lagi, tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami,” harap Alo.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 10 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization