Tim Saber Pungli Pelototi PPDB Jabar

Terasjabar.co – Tim Saber Pungli Jabar berpatroli untuk memastikan tak ada praktik pungutan liar (pungli) selama berlangsungnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jabar 2020. Proses pemantauan dilaksanakan bersama dengan anggota dari Komisi V DPRD Jabar.

“Kita berkeliling wilayah untuk menyosialisasikan, jadi begini di dalam penelitian dan kita pernah melakukan FGD, ada 30 jenis pemungutan yang berpotensi pungli, salah satunya PPDB ini,” kata Sekretaris II Tim Saber Pungli Jabar A Rusman di kantor Pemkot Bandung, Selasa (16/4/2020).

Salah bentuk pengawasan yang dilakukan ialah dengan mengawasi calon siswa pada empat jalur pendaftar yang tersedia, baik melalui jalur afirmasi, zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua.

“Kemarin kita dari Tasikmalaya, Purwakarta, kemudian Karawang,” ujarnya.

Ia memastikan dalam PPDB Jabar 2020 ini tidak ada lagi praktik ‘calon siswa titipan’.

“Tentunya kita nilai dari Saber Pungli, kita lihat apakah perbuatannya melawan pidana atau disiplin tenaga negeri,” ucap Rusman.

Terkait penindakan, bila terdapat temuan kasus yang menjurus pungli, pihaknya akan segera bergerak. Kalau terindikasi kuat melakukan pungli dalam operasi tangkap tangan (OTT), pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) yang berwenang.

Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Bandung mengungkap ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk praktik titip siswa saat pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Adanya kuota kosong bisa dimanfaatkan oleh pihak sekolah.

“Ada empat peluang titipan calon peserta didik di luar PPDB 2020 online di Jabar,” ucap Ketua FAGI Iwan Hermawan, Selasa (16/6/2020).

Iwan menjelaskan peluang pertama yakni sebagian besar sekolah tidak memaksimalkan kuota yang ada. Dia mencontohkan, dalam PPDB online ada kuota 34 orang per kelas. Namun setelah masuk, biasanya kerap digenapkan menjadi 36 siswa per kelas.

“Sehingga akan ada bangku cadangan 20 orang per sekolah atau bahkan tambah kelas. Tidak menutup kemungkinan dukungan uang pelicin,” katanya.

Selain itu, Iwan menuturkan, adanya peluang melalui kuota kosong lantaran kurang pendaftar pada jalur KETM di sekolah favorit, jalur ABK, jalur perpindahan dan putera puteri tenaga kesehatan.

“Faktor lainnya perkiraan siswa tidak naik kelas. Biasanya memotong kuota. Namun setelah pembagian rapor, naik semua. Sehingga ada kekosongan bangku sejumlah siswa yang diperkirakan tidak naik,” ujarnya.

Faktor terakhir, kata Iwan, adanya PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, yang mana PPDB menjadi kewenangan kepala sekolah bukan Kepala Dinas Pendidikan.

“Hal inilah yang bisa di salah gunakan untuk menerima titipan di luar PPDB online resmi,” kata Iwan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 2 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization