Komisi II DPRD jabar Minta Dana Program OPOP TA 2020 Dapat Terserap 100%

Terasjabar.co – DPRD Provinsi Jawa Barat meminta dana program One Pesantren One Product (OPOP) tahun anggaran 2020 terserap maksimal hingga 100%.

DPRD menyambut baik salah satu program unggulan Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu sebagai upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi pondok pesantren (ponpes).

“Selain sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, pesantren juga menjadi medium pemberdayaan umat. Program OPOP ini bentuk respons Pemprov Jabar terhadap pesantren,” ujar anggota Komisi II DPRD Jabar Asep Suherman di Bandung, Selasa (16/2/2020).

Dengan demikian, lanjut Asep, program adiluhung yang semangatnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren itu harus dijalankan sebaik-baiknya oleh Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Kecil (KUKM) sebagai leading sector program OPOP, agar benar-benar tepat sasaran.

“Mari kita kawal bersama-sama supaya program ini bisa benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Asep juga berharap, respons organisasi perangkat daerah (OPD) terkait program OPOP harus lebih baik dari sebelumnya, terutama dalam hal serapan dana program OPOP.

“Kalau sebelumnya banyak anggaran yang belum terserap dari program OPOP ini, maka tahun sekarang dan ke depannya saya harap anggaran ini bisa terserap 100%,” pintanya.

Artinya, kata Asep, seluruh dana program OPOP dapat didistribusikan sepenuhnya kepada 1.075 ponpes yang tersebar di Jabar dan sudah tergabung dalam program OPOP.

“Kalau (dana) ini bisa dimanfaatkan dengan betul dan baik, maka saya yakin banyak potensi produk di ponpes bisa bangkit dan berkembang. Tentunya juga bisa men-support pondok pesantren agar bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Diketahui, program OPOP merupakan salah satu program unggulan yang diusung Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Program pemberdayaan ponpes tersebut bertujuan untuk memberikan nilai lebih terhadap keberadaan ponpes, terutama dari sisi ekonomi.

Program OPOP sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2019 tentang One Pesantren One Product. Melalui program OPOP, setiap ponpes diharapkan menjadi mandiri dan berdaya saing lewat produk-produk yang dihasilkannya.

Tidak hanya itu, melalui program OPOP, pengentasan kemiskinan diharapkan bisa terwujud. Sebab, program pemberdayaan ponpes tersebut bertujuan untuk meningkatkan aktivitas perekonomian di lingkungan ponpes yang diharapkan memberikan dampak ekonomis bagi warga ponpes dan sekitarnya.

 

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + sixteen =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization