DPT Selalu Menjadi Permasalahan Klasik, DPRD Jabar Minta KPU dan Disdukcapil Segera Uji Data

Terasjabar.co – Permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di setiap pemilu selalu menjadi permasalahan klasik. Mulai dari Warga Negara Asing (WNA) yang masuk dalam DPT karena salah inputnya Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Hal inilah yang harus menjadi perhatian semua pihak, salah satunya adalah kejelian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di setiap daerah, khususnya yang akan menggelar hajatan lima tahunan yaitu Pilkada Serentak di delapan kabupaten/kota di Jabar.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Arif Hamid Rahman, Selasa (26/11/2019).

“Jangan sampai permasalahan pemilu itu-itu saja (soal DPT). Harus adanya uji data yang dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara dan Disdukcapil sebagai penyuplai data,” kata Arif.

Delapan daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak di tahun 2020 sendiri adalah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung dan Kota Depok.

Ia meminta, delapan daerah yang akan menggelar Pilkada agar segera melakukan uji data antara KPU dan Disdukcapil.

Bawaslu sebagai pengawas pun harus menjadi pendidik untuk masyarakat agar temuan-temuan yang ada di lapangan bisa langsung kritis demi terciptanya demokrasi yang jujur.

“Jangan sampai hak demokrasi masyarakat Indonesia tidak terjamin, karena keteledoran pemerintah yang tidak bisa menjaga DPT secara baik,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *