Tak Kunjung Selesai, DPRD Jabar Minta Tiga Pemda Cari Solusi Masalah Sampah Bambu Sungai Cikeas

Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat meminta tiga pemerintah daerah duduk satu meja mencari solusi agar kejadian timbulnya sampah bambu yang kerap terjadi di Sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, tidak berulang.

Hal itu diungkapkan oleh Mochamad Ichsan, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat (F-PKS), dalam keterangannya yang diterima Terasjabar.co, Minggu (20/10/2019).

Ia meminta kepada Bupati Bogor, Walikota Bekasi dan Walikota Depok untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan tumpukan sampah bambu itu.

“Jadi jangan hanya dibebankan ke Kota Bekasi saja. Tapi aliran Sungai itu kan hulunya ada di wilayah Kabupaten Bogor, dan Kota Depok,” ujar dia.

Persoalan sampah bambu tidak akan selesai jika hanya dibereskan hilirnya saja dengan pengangkutan sampah bambu.

Menurut Ichsan, jika masalah sampah bambu ini berlanjut tanpa penanganan serius dan bersinergi, sedikitnya lima perumahan di sekitar jalur sungai terancam banjir di musim penghujan saat ini. Dua perumahan berada di Kabupaten Bogor dan tiga di Kota Bekasi.

“Mereka harus duduk bersama mencari solusi agar kejadian ini tidak berulang terus,” jelas dia.

Sebelumnya, Berdadarkan data Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), tumpukan sampah bambu di Sungai Cikeas kali ini merupakan kejadian kesembilan kalinya dalam setahun terakhir.

Adapun sumber masalah dikarenakan ada kebun bambu dibantaran sungai hingga warganya yang sengaja membuang sampah bambu ke sungai.

“Sumber masalahnya ada di Kabupaten Bogor 50 persen, Kota Depok 25 persen, dan Kota Bekasi 25 persen,” ujar Puarman, ketua KP2C.

Tumpukan sampah bambu sebanyak 1.236 meter kubik itu terjadi pada Jumat (11/10/2019) pekan lalu. Pada Selasa (15/10/2019), petugas gabungan dari Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bogor, TNI, hingga masyarakat dikerahkan dalam proses pembersihan dan pengangkutan sampah bambu tersebut.

Tiap harinya sebanyak 70 petugas gabungan melakukan pembersihan, sehingga saat ini sebanyak 50 persen sampah bambu yang memenuhi Bendung Koja Sungai Cikeas, Jatiasih, Kota Bekasi sudah terangkut.

Saat ini tumpukan sampah bambu tersisa 600 meter kubik dan ditargetkan proses pembersihan sampah bambu selesai dalam kurun waktu lima hari kedepan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × two =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization