DPRD Jabar: MQK Jaga Kultur Dan Tradisi Sorogan

Terasjabar.co – DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi dan menghargai kegiatan MQK (Musabaqoh Qira’atil Kutub) 2019 yang diselenggarakan di Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (16/10/2019) kemarin.

Selain dalam rangka menyambut Hari Santri pada 22 Oktober 2019 nanti, kegiatan tersebut menjadi bagian bentuk peran serta pemerintah dalam menyukseskan Jabar Juara Lahir Bathin.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Oleh Soleh, Rabu (16/10/2019).

“Yang paling penting adalah bagaimana untuk menjaga kultur dan tradisi ‘sorogan’ atau dengan ‘ngalogat’ kitab kuning yang kini sudah mulai memudar,” ujar Oleh seusai mengikuti pembukaan MQK 2019.

Bahkan, lanjut dia, ada pemahaman bahwa belajar agama cukup dengan membaca ataupun berselancar di dunia maya untuk mendalami agama justru memberikan pengaruh ke arah yang salah. Sehingga terjadi pemaknaan hukum-hukum Islam yang melenceng dari yang sesungguhnya.

“Sebagai contoh dalam memaknai jihad yang cenderung melenceng akibat salah tafsir. Sehingga menimbulkan faham radikalisme,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Jabar Apresiasi MQK 2019

Dewan berharap, MQK ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggung jawab semua umat muslim. Peran serta dan kewajiban pemerintah untuk menjalankan kegiatan tersebut.

“Pemerintah harus supporting fasilitas dan pembiayaannya,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu akselerasi visi misi Jabar Juara Lahir dan Bathin dimana yang didorong adalah juara bathin.

Jumlah pesantren di Jawa Barat terdapat 10 ribu. Di mana definisi pesantren dalam undang-undang harus ada kitab kuning dan harus ada kiai (guru-red).

“Salah satu daya dorong untuk memberikan semangat kepada santri untuk belajar kitab kuning dengan melombakannya melalui MQK ini. Sejauhmana dan bagaimana para santri dapat memahami tata cara membaca kitab kuning dan tahfidul uthun yakni mempelajari dan menalar kitab-kitab kuning lainnya,” ujar Uu.

Sehingga, kata dia, kegiatan ini mampu memberikan semangat kepada para santri untuk lebih giat belajar dan juga memberikan motivasi kepada anak-anak yang belum tahu tentang pesantren dan juga tentang MQK.

“Khususnya para orang tua, dapat memasukkan anak-anaknya ke lingkungan pesantren,” ucapnya.

Selain itu, kata Uu, dirinya merasa bangga sebab penyelenggaraan MQK 2019 diikuti oleh 800 peserta dari 27 kabupaten kota di Jabar.

“Kami berharap agar MQK tahun depan didorong oleh bupati walikotanya untuk mengikutsertakan warganya. Selama ini peserta mengikuti kegiatan MQK ini dengan swadaya pesantren dan dibantu kementrian agama di kabupaten kota,” katanya.

Uu menambahkan, hal itu untuk menyukseskan Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober yang akan diisi dengan berbagai kegiatan.

“Pada peringatan Hari Santri nanti diawali dengan upacara dengan mengenakan pakaian santri (bersarung-red) dan setelah itu diantaranya ada jalan sehat yang dimulai dari Gedung Sate,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + thirteen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam