Soal Provinsi Bogor Raya, Ridwan Kamil Lebih Perjuangkan Pemekaran Tingkat II

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak sepakat dengan adanya wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya. RK memandang pemekaran wilayah tingkat dua lebih penting dibandingkan membentuk provinsi baru.

“Kalau saya lebih fokus pemekaran di tingkat dua. Tahun ini perjuangan kita adalah meyakinkan pemerintah pusat agar pemekaran wilayah itu adanya di level tingkat dua,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil itu, beberapa waktu lalu.

Ia menyebut pembentukan provinsi baru tak lantas membuat Bogor Raya akan lebih diperhatikan pemerintah pusat. Ia malah pesimis provinsi baru akan berkembang nantinya.

“Percayalah, enggak akan ke mana-mana itu, kalau terbentuk. Karena kenyataannya dana pusat itu (banyak) turunnya ke daerah tingkat dua,” ungkap dia.

Ia mengaku ingin memperjuangkan pemekaran wilayah tingkat dua untuk mengejar besaran bantuan anggaran dari pemerintah pusat. Karena, selama ini anggaran yang diterima kabupaten kota di Jabar tak seimbang dengan jumlah penduduk.

Ia kembali merujuk Jawa Timur yang besaran anggaran dari pemerintah pusat lebih banyak dibandingkan Jabar. Padahal, dari sisi jumlah penduduk, Jabar lebih besar. Hanya saja Jatim memiliki wilayah lebih banyak.

“Jadi makin banyak daerah tingkat dua, uang dari pusat makin banyak. Kita dengan Jatim itu bedanya Rp 15 triliun lebih banyak Jatim, karena daerahnya 38 kabupaten kota, sementara kita hanya 27 kabupaten kota,” ujar Emil.

Seperti diketahui, Pemprov Jabar sudah mengajukan tiga wilayah yang akan dimekarkan yakni Sukabumi Utara, Bogor Barat, dan Garut Selatan. Selain itu, ada beberapa daerah lainnya segera menyusul.

Namun, prosesnya terhambat karena pemerintah pusat tengah melakukan moratorium Daetah Otonomi Baru (DOB). Berbagai pihak di Jabar, mendorong moratorium DOB khusus untuk Jabar dicabut.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *