Ridwan Kamil: Pemekaran Daerah Menguatkan Pelayanan Publik

Terasjabar.co – Meski pemekaran wilayah masih moratorium, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap berharap pemekaran bisa segera dilakukan mengingat tujuan pemekaran adalah untuk menguatkan pelayanan publik. Belum lama salah satunya mencuat wacana pembentukan Bogor Raya yang akan menambah deretan daerah di Jabar yang mengusulkan pemekaran pada pemerintah pusat.

Hingga saat ini, tiga usulan pemerkaran sudah masuk menjadi prolegnas atau RUU. Yaitu Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Garut Selatan dan Kabupaten Sukabumi Utara. Di sisi lain, Bappeda Provinsi Jawa Barat telah melakukan kajian terhadap tiga daerah lainnya yaitu pemekaran Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bekasi. Ketiganya dicalonkan sebagai DOB karena memiliki kawasan yang terlalu luas, atau jumlah penduduk yang terlalu padat.

“(Soal Bogor Raya) Namanya aspirasi politiknya sah saja. Tidak semua solusi pembangunan itu harus membentuk unit dalam bentuk provinsi. Justru yang paling urgent sekarang itu pemekaran kabupaten-kabupaten menjadi kota tingkat II karena aksi utama dari pelayanan publik itu bukan di provinsi dalam pandangan saya. Aksi utamanya itu di kabupaten kota,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, pada wartawan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (12/8/2019).

Diakui Ridwan, untuk kabupaten yang terlalu luas seperti Cianjur, Bogor, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, jangan heran ada cerita mengurus KTP perlu memakan waktu yang cukup lama untuk ke kantor Disdukcapilnya.

“Enam jam ke kantor pelayanan, pulang lagi enam jam. Jadi saya cenderung wacana pemekaran fokus untuk daerah tingkat II yang sekarang sedang di moratorium,” tutur dia.

Menurut dia, pemekaran dilakukan harus dengan pertimbangan yang logis dan realistis. Jangan sampai menyisakan masalah di kemudian hari.

“Saya ambil contoh yang belum terselesaikan, waktu kota Tasikmalaya berpisah dengan kabupaten Tasikmalaya, apa yang terjadi sampai hari ini kantor-kantor kabupaten Tasik masih ada di Kota Tasik. Pendopo Bupati Tasik adanya di tengah Kota Tasik, asetnya enggak diserahkan saling belum beres. Itu contoh, betapa teknis di bawahnya tak sesederhana itu,” ujar dia.

Sebelumnya, meski pembentukan daerah otonomi baru masih dikunci oleh pemerintah,  Provinsi Jawa Barat menetapkan Desk Calon Daerah Persiapan Baru. Desk tersebut merupakan keputusan gubernur yang disahkan pada awal Mei lalu.

Kepala Biro Pemerintahan dam Kerja Sama Setda Pemprov Jabar Dani Ramdan mengatakan, keputusan gubernur tentang Desk Calon Daerah Persiapan Baru didasarkan pada ketentuan UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Mekanisme pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) sekarang sebelum diusulkan menjadi DOB maka harus melewati tahap Daerah Persiapan selama 3 tahun untuk dievaluasi kelayakannya.

“Dengan demikian usulan daerah daerahnya adalah usulan Daerah Persiapan, bukan lagi usulan DOB. Karena itulah nama Desknya pun Desk Calon Daerah Persiapan Baru, bukan Desk Calon Daerah Otonom Baru,” ujar Dani.

Diakui Dani pembentukan desk calon daerah persiapan baru merujuk banyaknya usulan pemekaran daerah, namun tidak disertai dengan kematangan persyaratan untuk menjadi DOB.

Akibatnya, usulan tidak bisa ditindaklanjuti. “Kita bentuk desk daerah persiapan. Kepgubnya (keputusan gubernur) sudah, tinggal ditandatangani,” ujar Dani.

Menurut Dani, desk ini nantinya berfungsi untuk memanggil, mengumpulkan, menghimpun, mengkaji dan mengevaluasi kelengkapan usulan DOB sekaligus juga membantu memfasilitasi dalam proses melengkapi persyaratannya. Desk Daerah Persiapan akan membuat sebuah studi kelayakan agar nantinya usulan-usulan tersebut bisa memenuhi standar.

Dani mencontohkan, usulan Provinsi Cirebon. Pihaknya sudah menerima usulan resmi dari panitia maupun presidiumnya.

Setda Pemprov Jawa Barat juga telah meresponnya. Akan tetapi setelah ditelaah, ternyata dari sisi kajian maupun dokumennya masih belum lengkap, sehingga ada syarat-syarat yang masih harus dipenuhi.

“Jadi kajian-kajian yang harus akademik ada 6 dokumen paling tidak, dari sisi demografis kependudukan, dari sisi geografis, daya dukung lingkungan, air. Itu harus dilakukan oleh mereka sampai ke Ibukota,  ke perkantoran yang sudah tertulis semua,” tutur Dani.

Hal semacam itu, lanjut dia, merupakan kasus yang sering ditemukan dalam usulan pemekaran.

“Biasanya semangat yang tinggi tapi begitu diminta dokumentasi itu kurang berdaya,” ucap dia.

Diakui Dani, pemekaran wilayah adalah janji politik gubernur dan sudah diakomodir dalam RPJMD lima tahun ke depan. Jumlahnya 6, walaupun dalam evaluasi masih ada catatan Permendagri karena belum ada arahan kebijakan untuk mencabut moratorium.

“Tetapi argumen kita ini kan usulan. Usulan kan bisa saja gitu, kalaupun nanti usulan ini tidak ditanggapi oleh pusat. Tapi karena ini sudah janji politik usulan akan tetap kita proses. Bahwa nanti presiden periode berikutnya mencabut moratorium itu, maka berjalan usulannya akan diproses menjadi daerah persiapan. Tapi kalau tidak, janjinya tetap dipenuhi,” kata Dani.

Dari enam calon DOB tersebut, tiga di antaranya sudah masuk menjadi prolegnas atau RUU. Yaitu Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Garut Selatan dan Kabupaten Sukabumi Utara.

Bappeda Provinsi Jawa Barat telah melakukan kajian terhadap tiga daerah lainnya yaitu pemekaran Kab. Indramayu, Kab. Cianjur dan Kab. Bekasi. Ketiganya dicalonkan sebagai DOB karena memiliki kawasan yang terlalu luas, atau jumlah penduduk yang terlalu padat. Selain itu, juga terkait dengan potensi-potensi yang ada di daerah tersebut.

“Di undang-undang yang baru ini dan PP-nya, pertimbangan kita itu sekarang sudah bukan hanya potensi daerah yang akan dimekarkan, tetapi juga keberlanjutan daerah induknya juga harus dihitung. Jangan sampai nanti dibagi dua, dibagi tiga dari induk lalu nanti melorot, kemampuannya menurun. Jadi perhitungan harus lebih komprehensif,” tutur Dani.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven − 3 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam