KPU Jabar Ajak Masyarakat Terlibat dalam Gerakan Voluntirisme Elektoral
Terasjabar.co – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat mengajak masyarakat berpartisipasi menjadi relawan dalam gerakan voluntirisme elektoral atau relawan pemilu untuk menyukseskan Pilpres dan Pileg 2019. Gerakan ini untuk meminimalisasi golput dan penyebaran hoax pada pesta demokrasi tersebut.
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Idham Holik, mengatakan gerakan voluntirisme elektoral merupakan aktivitas kesukarelawanan dari warga negara dalam proses pemilu. Ini dimaksudkan untuk memajukan praktek demokrasi elektoral dengan adanya keterlibatan aktif (active engagement) dari setiap individu pemilih.
“Voluntarisme elektoral tersebut diharapkan dapat mengaktivasi kesadaran politik pemilih sebagai subjek dalam negara demokrasi, karena mereka adalah pemilik kedaulatan politik yang sesungguhnya, the real owner’s political sovereignty,” kata Idham melalui ponsel, Rabu (6/2/2019).
Voluntirisme elektoral merupakan bagian dari aktivisme politik. Aktor utama dari gerakan ini tentunya adalah para pemilih yang tercerahkan atau the enlightened voters, yang menyakup aktivis, intelektual, ideolog, tokoh masyarakat, atau mereka yang tergabung dalam organisasi masyarakat sipil yang memiliki komitmen peningkatan kualitas demokrasi elektoral.
“Sebagai civic duty (tugas kewarganegaraan), aktivitas voluntarisme elektoral menjadi tanda dari praktek demokrasi yang sehat,” ujarnya.
Idham mengatakan partisipasi relawan merupakan jendela menuju masyarakat sipil. Partisipasi relawan dalam organisasi sipil merupakan hal yang sangat penting dari seorang individu dalam mempraktekkan kewarganegaraannya.
“Oleh karena itu, organisasi relawan merupakan komponen kritis dari masyarakat sipil. Organisasi relawan terletak di jantung dari hubungan masyarakat-negara. Di Asia, Jepang merupakan negara dengan level keterlibatan sipil yang tinggi. Ini dapat menjadi inspirasi kita semua dalam meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019,” ujarnya.






Leave a Reply