Korban Human Trafficking di Jabar Didominasi Remaja Perempuan

Terasjabar.co – Kasus perdagangan manusia di Jawa Barat masih marak terjadi. Sebagian besar korbannya merupakan perempuan dengan rentang usia 13-17 tahun.

Berdasarkan data Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A), dalam dua tahun terakhir kasus perdagangan manusia di Jabar mengalami penurunan. Di tahun 2017 tercatat ada 57 kasus yang terlayani lembaga tersebut. Kemudian di tahun 2018 turun menjadi 23 kasus.

“Melihat data perkembangan yang terlayani oleh P2TP2A dua tahun terakhir di 2017 itu ada 57 kasus yang terlayani dan 2018 menurun menjadi 23 kasus,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar Poppy Shopia Bakur di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (10/1/2018).

Meski mengalami penurunan, kasus perdagangan manusia tetap menjadi perhatian Pemprov Jabar. Apalagi korban dari kasus perdagangan manusia ini selalu melibatkan kaum perempuan dan anak di bawah umur dengan rentang usia 13-17 tahun.

“Korbannya banyak itu perempuan, usia sekitar 13-17 tahun atau sekitar SMP sampai SMA kelas 1,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jabar Kusnadi Rusmil membenarkan sebagian besar korban perdagangan manusia merupakan anak di bawah umur. Dari hasil kajiannya 40 persen korban merupakan anak berusia 13-17 tahun.

“Paling banyak 13-17 tahun, kami lakukan penelitian dan memang (korban) di bawah umur. 40 persen di bawah umur,” ucapnya.

Untuk modus perdagangan manusia sendiri cukup banyak. Sebagian besar para korban diiming-imingi pekerjaan dengan gaji yang besar. Tapi pada kenyataannya dipekerjakan di panti pijat, karaoke dan lainnya.

“Kerja di panti pijat, karaoke dan sebagainnya. Kita sudah lakukan kajian tapi kita belum publish. Karena menyangkut nama baik, kita masih harus konsultasi terlebih dulu,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Atalia Praratya berharap semua pihak bisa bersinergi untuk membantu mengatasi kasus perdagangan manusia. Karena dia yakin kasus ini masih terjadi dan banyak yang belum terlaporkan.

“Jadi sebenarnya begini, selama ini kalau yang selama ini saya pantau ada data dari provinsi ini tidak terlalu me-link dengan apa yang terjadi di kabupaten dan kota,” katanya.

Selain itu menurutnya, belum terjadi kolaborasi yang utuh dari setiap stakeholder maupun organisasi perlindungan anak dan perempuan. Sehingga ketika terjadi kasus, para korban selalu kebingungan untuk melapor ke instansi mana.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan duduk bersama-sama termasuk dengan dewan pakar yang mereka peduli dengan anak,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam