Program Penanganan Sungai Citarum Harus Terintegrasi
Terasjabar.co – Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Citarum (TKPSDA WS Citarum) berharap ada kolaborasi dan integrasi program dengan Citarum Harum sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan sungai terkotor di dunia itu.
TKPSDA sudah memiliki pola dan rencana PSDA Sungai Citarum dalam sebuah dokumen sejak 2015 dan 2016.
“Kami ingin pola dan rencana PSDA Sungai Citarum ini bisa dikolaborasikan dengan program Citarum Harum, tinggal mau fokus di mana dan mana yang harus diakselerasi,” kata Ketua Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air Rapat Pleno II TKPSDA WS Citarum Sunardhi Yogantara, di Hotel Bidakara Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (28/9/2018).
Menurut dia, integrasi dan kolaborasi program dengan Citarum Harum tersebut menjadi salah satu rekomendasi dari hasil rapat pleno yang nantinya akan ditetapkan menjadi peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pada rapat tersebut pihaknya merekomendasikan enam poin penting untuk ditindaklanjuti.
Selain mengintegrasikan dan mengolaborasi program dengan Citarum Harum, pihaknya meminta agar ada peningkatan koordinasi dan kesinergian antarsektor di WS Citarum termasuk dengan Satgas Percepatan Pengendalian dan Pencemaran Kerusakan DAS Citarum.
Rekomendasi lainnya, menindaklanjuti segera hal itu oleh instansi sesuai dengan tugas fungsi dan wewenangnya serta sesuai dengan kondisi lapangan dan ketentuan yang berlaku.
“Kami juga merekomendasikan penyelamatan Sub-DAS Cibeet untuk menjamin keberlangsungan daerah Cibeet dan bendungan untuk mengendalikan banjir Cibeet. Melakukan komunikasi dengan aktivitas lokal yang selama ini aktif,” ujar dia.
Dari sisi pendayagunaan sumber daya air, pihaknya juga mengingatkan soal krisis ketersediaan sumber daya air, bahkan cenderung bisa menimbulkan konflik.
Menurut dia, ketersediaan air di Citarum semakin susut dan terpolusi. Untuk mendapatkan air bersih dari Citarum harus menjalani beberapa penanganan yang tidak murah.
Budiarto, Ketua Komisi Bidang Konservasi mengatakan, pihaknya akan beraudiensi dengan Gubernur Jawa Barat, selaku Komandan Satgas Citarum Harum, terutama dalam menyusun rencana aksi satgas.
“Polanya harus match, tidak paaing-aing,” tutur dia.
Ketua Harian TKPSDA Nana Nasuha mengatakan, sebetulnya tugas utama TKPSDA WS Citarum membantu Menteri PUPR dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah Sungai Citarum melalui rencana pengelolaan, program dan kegiatan, serta penyusunan alokasi air.





Leave a Reply