Lantik Bupati Kuningan dan Wali Kota Banjar, Ridwan Kamil Pesan 3 Hal

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik secara resmi dua pasang kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2018. Kedua pasangan ini dilantik secara sederhana di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (4/12/2018).

Pelantikan para kepala daerah tersebut sesuai dengan surat keputusan Menteri Dalam Negeri tentang pemberhentian bupati-wakil bupati Kuningan dan wali kota -wakil wali kota Banjar periode 2013-2018, serta pengangkatan bupati-wakil bupati Kuningan dan wali kota-wali kota Kuningan periode 2018-2023.

Dua pasang kepala daerah yang dilantik adalah Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Ace Puranama-Muhammad Ridho Suganda serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana. Kedua pasang kepala daerah ini merupakan para petahana yang berhasil kembali menjadi pemenang di Pilkada Serentak Juni 2018.

Upacara pelantikan sendiri digelar di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin langsung upacara pelantikan tersebut. Sejumlah tamu undangan mulai dari pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan dan Pemkot Banjar.

Baca Juga:Gubernur Jabar Lantik Bupati Kuningan dan Wali Kota Banjar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menitipkan beberapa hal kepada para kepala daerah yang baru dilantik. Dia meminta kepala daerah tersebut bisa menjaga integritas, melayani masyarakat sepenuh hati dan profesionalitas ditingkatkan.

“Saya selalu menitipkan tiga hal, satu untuk menjaga integritas dari level pimpinan sampai ASN, melayani masyarakat dengan sepenuh hati jadilah pemimpin yang turun tangan bukan tunjuk tangan, kita punya semangat agar pemimpin dan ASN menjadi lebih pintar, lebih cerdas,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Emil juga berjanji akan memberi perhatian untuk keberlangsungan pembangunan di dua daerah tersebut. Dia akan meningkatkan kualitas pariwisata khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.

Karena, Emil melihat, ada potensi yang besar dari sektor pariwisata yang bisa dimaksimalkan untuk mendorong roda perekonomian di Kabupaten Kuningan. Sementara untuk Kota Banjar karena terbatasnya sumber daya alam akan didorong untuk peningkatan pariwisata perkotaannya.

“Mudah-mudahan mereka jadi pemimpin yang berprestasi dan mendapatkan apresiasi warga,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Ace Purnama menyatakan, akan meneruskan program pembangunan dan meningkatkannya dalam lima tahun ke depan. Dia ingin menjadikan Kabupaten Kuningan menjadi daerah yang maju sesuai dengan visi misinya.

“Tinggal kami menyempurnakan dan menambah inovasi-inovasi kami menuju dengan visi Kabupaten Kuningan yang makmur, agamis dan pinuju,” ucapnya.

Di lokasi yang sama Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan Kota Banjar dalam lima tahun ke depan.

“Kita jadikan kalau sekarang Banjar indah damai mandiri, ke depan kita jadikan Banjar berseri. Bersih pemerintahan, sejahtera masyarakatnya dan asri lingkungannya,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 5 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization