Oded Optimis Pelayanan Kepada Masyarakat Akan Lebih Baik

Terasjabar.co – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial optimis pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik. Hal itu seiring dengan ditetapkannya tiga Raperda pada APBD 2019, perizinan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Oded mengatakan, secara umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 yaitu pendapatan pada Rancangan Perda Kota Bandung tahun anggaran 2019 adalah sebesar Rp 6,04 triliun. Kedua untuk Belanja sebesar Rp 6,61 triliun, terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 2,83 triliun dan Belanja Langsung Rp 3,78 triliun serta Pembiayaan Netto sebesar Rp 568,65 miliar.

Peran PAD (Pendapatan Asli Daerah) dalam komposisi pendapatan 2019 cukup signifikan yaitu sebesar Rp 3,05 triliun dari total pendapatan sebesar Rp 6,04 trilun atau 50,51 persen,” ucapnya pada Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Propemperda 2018, Raperda tentang Perijinan Terpadu dan Raperda tentang RAPBD tahun anggaran 2019 serta Penandatanganan Kesepakatan Ranwal RPJMD tahun 2018-2023, di Kantor DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Selasa (27/11/2018).

Sedangkan untuk komposisi belanja langsung dibanding belanja tidak langsung adalah 57,15 persen berbanding 42 persen.

Lebih besarnya komposisi belanja langsung tersebut menunjukan keberpihakan APBD untuk kepentingan publik,” ujar Oded.

Terkait Raperda Penyelenggaraan Perizinan Terpadu, didasarkan pada prinsip bahwa penyelenggaraan perizinan merupakan kewenangan pemerintah daerah.

Oleh karena itu perlu pengaturan yang baik agar tidak membenai masyarakat maupun menghambat kemudahan berusaha. Tetapi juga mampu mengendalikan kegiatan masyarakat secara optimal.

“Dengan itu pemerintah telah berupaya penyederhanaan perizinan dengan menerapkan Single Submission sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018. Hal tersebut salah satu kebijakan untuk meingkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tutur Oded.

“Selain itu perizinan dan nonperizinan adalah pengawasan dan pengendalian sebagai sarana untuk pembinaan dalam menjamin pelaksanakan sesuai dengan ketentuan dan bahan rekomendasi penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” lanjutnya.

Oded berharap, dengan penetapan tersebut menjadi titik awal dalam tujuannya untuk membangun Kota Bandung menjadi lebih baik.

“Ini merupakan tahapan atau kerja awal kami berlangsung lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna bersyukur atas penetapan Raperda tersebut. Pasalnya, Pemkot Bandung dapat menyelesaikannya sesuai tenggat waktu yanh ditetapkan.

“Bersyukur Raperda ini selesai dan ditetapkan dengan proses cepat dan sangat cermat. Kita pun tidak melebihi batas maksimal, yang menurut jadwal itu tidak boleh melebihi 30 November. Ini pertanda baik menunjukan antara eksekutif dan legislatif melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) bisa berjalan sangat baik,” Kata Ema.

Ema menambahkan, dengan bobot anggaran Kota Bandung Rp6,04 triliun dapat menyejahteraan masyarakat. Di antaranya melalui pendidikan dan kesehatan.

Untuk belanja urusan pendidikan, Ema menyebut mencapai 24, 25 persen dari APBD. Hal ini telah melebihi batas sesuai peraturan perundang undangan yang mengamanatkan lebih dari 20 persen. Sedangkan anggaran belanja urusan kesehatan mencapai 22,44 persen hal tersebut telah melebihi batas sesuai peraturan perudang-undangan yang mengamanatkan minimal 10 persen.

“Semua sudah mengakomodir janjikan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ada 26 janji dan sudah terangkum dalam Ranwal RPJMD, dari proses ini ada turunan 74 program yang nantinya akan di breakdown lagi,” jelas Ema.

“Di antaranya untuk Bandung Unggul yakni Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK), ada juga Youth Space. Bandung Nyaman mengenai infastruktur, Bandung Sejahtera mengenai Pemberdayaan masyarakat juga didalamnya pemberdayaan perempuan dan anak-anak dan Bandung Agamis tentunya orientasi untuk mengayomi kehidupan beragama di Kota Bandung,” tambahnya.

Untuk PIPPK plus terdapat peningkatan kapasitas dan kualitas dari pengelola, termasuk penguatan SDM yaitu RT dan RW. Bahkan rencananya terdapat bantuan kelurahan yang nanti akan disinergikan.

Adapun kesehatan yang diprioritaskan yaitu pembangunan gedung RSKIA yang menghabisakan biaya sekitar Rp 100 miliar.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + 9 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam