Ridwan Kamil Pertimbangkan untuk Cabut Pergub Jabar No 54/2018 tentang UMP

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mempertimbangkan untuk mencabut Peraturan Gubernur Jabar No 54/2018 tentang Tata Cara Penetapan dan Pelaksanaan Upah Minimum di daerah Provinsi Jawa Barat. Hal itu seiring dengan aspirasi serikat buruh yang telah dia tampung selama ini.

“Setelah saya teliti aspirasi buruh ini banyak yang tidak tertampung. Saya sebagai pemimpin harus adil. Memastikan kompromi. Jadi begini, orang boleh tidak suka dengan kontennya tapi minimal dia dilibatkan. Jangan sudah dia tak suka kontennya tidak dilibatkan sebagai stakeholder,” ujar Ridwan usai rapim di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (29/10/2018).

Untuk diketahui sebelumnya, Perwakilan serikat kerja seluruh Jawa Barat melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat terkait dengan usulan terhadap pembatalan Peraturan Gubernur Jabar No 54/2018 tentang Tata Cara Penetapan dan Pelaksanaan Upah Minimum di daerah Provinsi Jawa Barat. Serikat pekerja di antaranya keberatan dengan penetapan UMSK yang akan ditetapkan pada Februari 2019.

“Jadi gubernur mempertimbangkan, menunda atau mencabut Pergub,” ujar dia.

Terkait dengan Upah Minimum Provinsi yang akan ditetapkan pada 1 November mendatang, Ridwan mengatakan, Pemprov Jabar akan mengikuti aturan Kemenaker atau pemerintah pusat. Untuk UMP dan UMK 2019, pusat telah menetapkan kenaikan sebesar 8,03 persen dari UMP/UMK sebelumnya.

“Sedang dibahas intinya tak akan jauh dengan keputusan nasional ya,” ucap Ridwan.

Menurut dia, Pemprov memiliki formulasi untuk mensejahterakan buruh dari sisi lain, selain dari upah. Untuk kesejahteraan buruh, pemprov akan
mempersiapkan rumah buruh di dalam industri, dan bis buruh.

“Itu bagian agar jangan tiap tahun berdemo urusan upah. Padahal cara mengurangi pengeluaran banyak caranya,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto mengatakan, pihaknya meminta Pergub tersebut untuk dikaji ulang oleh kepemimpinan Ridwan Kamil.

Pihaknya keberatan dengan penetapan UMSK yang paling lambat ditetapkan pada Februari 2019. Artinya, pada bulan Januari, pekerja tidak dapat merasakan kenaikan upah karena tidak lagi berlaku rapel. Kenaikan berlaku setelah SK ditetapkan.

“Pergub ini perlu dikaji ulang karena kami rasa dipaksakan, ditandatangani sehari sebelum pelantikan gubernur definitif. Penandatanganan dilakukan oleh Penjabat Gubernur saat itu,” kata Roy seusai pertemuan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (8/10/2018) lalu.

Menurut dia, kerugian lainnya dengan adanya Pergub tersebut yaitu terkait kesepatakan yang harus menerapkan standarisasi pemerintah. Apindo harus meminta kuasa perusahaan masing-masing dalam menetapkan UMSK. Padahal antara perusahaan dan dan karyawan sudah sepakat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam