Uu Ruzhanul Ulum Dapat Pesan Khusus dari Jokowi

Terasjabar.co -Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut satu Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mendapatkan pesan khusus dari Jokowi terkait upaya pemenangan pasangan ini di Pilpres 2019.

“Pesan khusus tersebut diterima pihaknya dalam dua kali kesempatan berbeda saat bertemu Presiden Jokowi. Pertama saya bertemu di Istana pekan lalu, kedua saat di Asrama Haji Bekasi kemarin, pesannya perkuat silaturahmi, itu pesan khususnya,” kata Uu Ruzhanul Ulum, di Bandung, Jumat (28/9/2018).

Uu yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengatakan Jokowi meminta kepada dirinya dan barisan pendukungnya mengkhususkan strategi kampanye dengan memperbanyak silaturahmi alias melakukan serangan darat.

Dia mengaku dengan perannya sebagai Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf di Jawa Barat akan diimplementasikan di lapangan.

“Tentunya saya akan gerak berusaha untuk memenangkan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin di Jawa Barat dengan cara sesuai arahan Pak Jokowi, harus dengan silaturahmi,” katanya.

Dirinya juga memastikan bersama pengurus PPP Jawa barat akan memakai pola jemput bola pada semua elemen yang ada termasuk para partai politik pengusung.

Selain itu, Uu juga berencana tidak hanya bersilaturahmi ke Nahdatul Ulama (NU) saja sebagai organisasi tempat dirinya terlibat namun juga dengan seluruh ormas Islam yang ada seperti Muhamadiyah, Persis dan lain-lain.

“Jadi disamping kami menyetrum kembali tim sukses Pasangan Rindu (Ridwan Kamil dan Uu) ditambah partai pengusung, dengan adanya Golkar dan PDIP semakin kuat dan solid,” katanya.

Dia menambahkan ejumlah langkah yang akan dipersiapkan dirinya antara lain dengan menggelar acara jalan sehat di 27 kabupaten/kota dan akan mengadakan lokakarya ulama dan pengusaha untuk menghimpun masukan dan keluhan yang akan disampaikan pada Jokowi-Ma’ruf.

“Kami dengar apa yang diinginkan ulama dan pengusaha di Jabar, jangan sampai kita sudah mendukung tapi denyut nadi dan keinginan masyarakat Jawa Barat tapi Jokowi tidak tahu,” kata Uu.

Oleh karena itu, kata dia, dengan pola ini maka pihaknya menghindari digelarnya rapat umum yang mengundang banyak massa dalam kampanye Pilpres dan dengan menghimpun masukan dari berbagai elemen lewat lokakarya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 2 =