Sepekan Jadi Gubernur, Ridwan Kamil Tak Temui Perbedaan Etos Kerja
Terasjabar.co – Sudah sepekan Ridwan Kamil menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat bersama wakilnya Uu Ruzhanul Ulum. Setelah dilantik, tak menunggu lama keduanya langsung melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung Sate, Kota Bandung.
Meski baru sepekan menginjakkan kaki di Gedung Sate, pria jebolan Arsitektur ITB ini mengaku tidak mengalami perbedaan yang signifikan antara etos kerjanya saat memimpin Kota Bandung maupun Jabar.
“Enggak ada bedanya. Filosofi kepemimpinan itu sama aja. Mau ketua RT, RW, Gubernur, ya sama aja. Semuanya mengurus masalah warga. Bedanya dimensinya lebih luas,” ujar pria yang akrab disapa Emil itu kepada awak media di Convention Hall Sabuga, Kamis (13/9/2018).
Pria berkaca mata itu mengatakan, kesibukannya menjadi gubernur maupun saat menjadi Wali Kota Bandung pun masih sama, bekerja membereskan masalah warga selama 24 jam dalam sehari. Oleh sebab itu, baginya esensi kepemimpinannya hakikatnya sama.
“Kan kerjanya juga sama masih 24 jam. Tapi ya itulah esensi kepemimpinan. Saya jadi pemimpin harus siap jadi keranjang masalah warganya,” ujar Emil.
Meski begitu, pria yang karib disapa Emil itu mengaku masih beradaptasi dalam memetakan berbagai masalah yang ada di Jawa Barat. Misalnya, dia menyebut permasalahan yang saat ini tak luput dari perhatiannya adalah masalah sungai Citarum.
Tak tangung-tangung, untuk memetakan permasalah sungai Citarum dari hulu hingga hilir, Emil mengaku bakal menggelar rapat dengan satgas Citarum untuk mencari duduk permasalahan dari berbagai sudut pandang.
“Nanti masalahnya diteliti dulu. Citarum ini multidimensi. Tidak hanya dari perspektif pengusaha, tapi perspektif lingkungan, masyarakat, dan sebagainya. Tentulah akan dicarikan solusinya. Saya dan satgas citarum pun kan mulai rapat minggu ini,” ujar Emil.






Leave a Reply