Pembangunan TTPAS Lulut Nambo Akan Beroperasi pada 2020

Terasjabar.co – Setelah 15 tahun terkatung-katung pembangunan instalasi TTPAS Lulut Nambo akhirnya terjadi juga. Ini setelah pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Jabar Bersih Lestari dan PT Indocement melakukan penandatanganan pencanangan pembangunan TPPAS Regional Lulut Nambo di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (4/9/2018).

Hadir saat itu Pj Gubernur Jabar M Iriawan, Direktur Utama PT Jabar Besih Lestari Doyun Yu, Direktur Utama PT Indocement Christian Kartawijaja serta perwakilan empat kepala daerah yang akan memanfaatkan TPPAS tersebut dan pihak-pihak yang terkait lainnya.

TPPAS yang akan menghasilkan bahan bakar Refuse-derived fuel (RDF) untuk pabrik semen tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada pertengahan 2020 mendatang.

Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan pun meminta semua pihak untuk mengawal pembangunan tersebut agar tidak berlama-lama seperti proses sebelumnya. Hal itu mengingat betapa mendesaknya kebutuhan TPPAS tersebut.

“Kejadian (terbengkalai) seperti Nambo jangan sampai terulang, jangan sampai merugikan masyarakat. Kami minta pembangunannya disegerakan,”kata dia.

Menurut dia, TPPAS Lulut Nambo akan menjadi hal yang akan membanggakan Jabar. Pasalnya di Indonesia pengelolaan sampah menjadi bahan bakar tersebut merupakan pertama kalinya.

Doyun Yu dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berterima kasih dengan dukungan pemprov selama ini hingga akhirnya pembangunan akan segera dimulai. Dia sendiri menargetkan pembangunan bisa berjalan satu setengah tahun sehingga target pengoperasian pada pertengahan 2020 bisa tercapai.

“Nantinya kami akan mengolah sampah sebanyak 1500-1800 ton perhari dari empat daerah menjadi bahan bakar pembuatan semen yang tentunya dengan proses yang ramah lingkungan. Saya janji akan memaksimalkan proyek ini,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Indocement Christian Kartawijaya mengatakan, proyek tersebut memiliki nilai strategis, pintu sejarah baru bagi Indonesia. Pihaknya pun menyambut baik proyek tersebut.

Diakui dia, guna mendukung berjalannya proyek dan pengolahan RDF tersebut, pihaknya telah ikut membangun jalan tembus dari Gunung Putri menuju Lulut Nambo pada tahun 2015 dengan nilai anggaran sebesar Rp 250 miliar. Hal itu dikarenakan pihaknya memiliki keyakinan akan prospek pengolahan sampah tersebut.

“Kami pernah membuat model pengolahan sampah menjadi RDF itu dengan 1-2 ton sampah dan ternyata hasilnya sukses.  Kami percaya ini energi yang terbarukan dan kurangi emisi karbon,”kata dia.

Untuk mendukung semua itu, kata dia, pihaknya telah berinvetasi 10 juta euro untuk menerapkan sistem penggunaa RDF di pabrik-pabrik Indocemen.

Untuk diketahui, TPPAS Regional Lulut Nambo mulai direncanakan pada tahun 2002 melalui kajian Jabodetabek Waste Management Corporation (JWMC) yang diprakarsai oleh pemerintah pusat melalui kementerian pekerjaan umum.

Hal ini ditindaklanjuti oleh pemprov Jabar melalui penyusunan dokumen perencanaan meliputi studi kelayakan, desain perencanaan rinci (ded), analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) serta dokumen pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sekitar lokasi TPPAS.

Pada awalnya lahan di Desa Nambo Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor ini ditujukan untuk menangani pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor, namun seiring kebutuhan pengelolaan sampah di Kota Bogor dan Kota Depok yang mengalami kesulitan penyediaan lahan, maka lokasi ini dikembangkan menjadi skala regional dengan kapasltas operasi sebesar 1.500 ton/hari, dengan wilayah pelayanan mencakup ketiga wilayah tersebut.

Pada awal tahun ini pemerlntah Kota Tangerang Selatan menyatakan akan turut memanfaatkan TPPAS, sehingga kapasitas pengolahan meningkat menjadi 1.800 ton/hari.

Pembangunan TPPAS ini telah selesai dilakukan untuk tahap pembangunan infrastruktur dasar dengan biaya APBN, meliputi pembangunan sanitary landfill dan IPAL. Pembangunan sarana dan prasarana penunjang masih terus dilaksanakan secara bertahap sesuai alokasi yang tersedia dalam APBD Jabar, diantaranya meliputi pembangunan jalan akses dan jalan operasi. serta pembangunan pagar dan pintu gerbang.

Pembangunan instalasi pengolahan sampah ini dilakukan dengan mekanisme kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dengan badan usaha pemenang lelang yaitu PT Jabar Bersih Lestari.

Pengolahan sampah di TPPAS tersebut mengadopsi teknologi mechanical biological treatment (MBT), dimana sampah diolah untuk menghasilkan bahan bakar alternatif pengganti batu bara atau lazim disebut refuse derived fuel (rdf), yang selanjutnya akan digunakan oleh industri semen.

Apabila proses pembangunan yang dicanangkan pada hari ini berjalan lancar, maka tppas regional lulut nambo dapat dioperasikan secara penuh pada pertengahan tahun 2020.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + seven =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam