Pemprov Jabar Luncurkan Sejumlah Inovasi Cegah Pungli

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah meluncurkan sejumlah program inovasi untuk meminimalkan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungannya.

Pembuatan inovasi ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 700/Kep.1089-inspt/2016 tanggal 4 September 2016 tentang Pembentukan Satgas Saber Pungli Jabar, kata Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa dalam siaran persnya yang diterima Antara di Bandung, Kamis (27/7/2018).

Beberapa program tersebut, kata Iwa, juga telah ditetapkan sebagai “pilot project” pencegahan korupsi untuk 17 provinsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menyebutkan beberapa program tersebut, yakni E-Samsat Jabar yang merupakan cara mudah bayar pajak pada sektor pendapatan.

Selain itu, pembayaran terkait dengan pajak kendaraan secara mandiri, transparan via E-banking, M-banking, serta ATM untuk meminimalisasi praktik pungli yang kerap berlangsung ketika transaksi secara konvensional.

Pada sektor tunjangan pegawai, Pemprov Jabar menjalankan sistem manajemen tunjangan penghasilan pegawai (TPP). Dengan demikian, tidak ada alasan `kurang pemasukan` bagi para ASN bila melakukan pungli.

Inovasi Satu Akses Pasti Simpatik Jabar pada sektor perizinan. Hal ini, kata Iwa, untuk menghindarkan praktik pungli maupun percaloan.

Ia mengatakan bahwa Program Sapu Bersih Pungutan Liar selain oleh aparat, juga memerlukan peran aktif masyarakat.

Apabila menemukan praktik pungli, lanjut dia, masyarakat bisa melaporkan ke Call Center (022) 422-4856, surel saberpunglijabar@gmail.com, SMS/WA 082117323561, lewat Facebook di Pungli Jabar, serta akun Instagram @saberpunglijabar.

“Upaya Pemerintah mewujudkan pelayanan yang berkualitas untuk masyarakat, tidak terlepas dari masalah adanya pungutan liar. Bukan hanya level instansi bahkan hingga RT/RW,” kata Iwa.

Ia menilai pungli mengganggu, meresahkan, dan memberatkan masyarakat serta menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Hal ini juga menghambat perekonomian.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *