Pemohon Surat Tinggal Sementara di Kota Bandung Meningkat

Terasjabar.co – Ratusan warga mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung untuk membuat Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) di masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Diketahui, sejumlah warga luar Kota Bandung itu memohon dibuatkan SKTS sebagai pendukung syarat zonasi PPDB agar dapat sekolah di Kota Bandung.

“Kurang lebih dalam kurun waktu seminggu menjelang PPDB sampai dengan pengumuman, kelihatannya ada tren (pemohon SKTS) naik. Kurang lebih 150-200 orang datang ke kantor Disdukcapil. Kelihatannya ada miskomunikasi, atau salah persepsi. Padahal setelah kita komunikasikan dengan Dinas Pendidikan bahwa SKTS ini tidak digunakan untuk salah satu persyaratan dalam PPDB ini,” ujar Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung Uum Sumiati, di Bandung, Kamis (12/7/2018).

Ia menjelaskan, SKTS dikeluarkan oleh Disdukcapil Kota Bandung untuk penduduk pendatang atau nonpermanen. Surat itu bagi warga yang datang dari luar Kota Bandung, tinggal di Kota Bandung, tetapi secara administratif tidak menjadi warga Kota Bandung.

Disdukcapil Kota Bandung hanya memproses warga luar kota yang memenuhi syarat. Petugas meminta bukti persyaratan identitas dari daerah asalnya.

Yang tidak kalah penting, warga pemohon SKTS diminta menunjukkan surat pengantar dari RT dan RW di tempat yang akan ditinggali di Kota Bandung. Tujuan tinggal sementara seperti sekolah atau bekerja di Bandung juga harus dibuktikan dengan surat keterangan.

“Tetapi yang salah adalah kemarin ada warga yang datang dari luar Kota Bandung, ingin sekolah di Kota Bandung, tetapi dia sebetulnya tidak tinggal di sini secara fisik, dan ingin mengurus SKTS. Itu yang tidak bisa diproses,” ujarnya.

Padahal, kata Uum, meskipun warga pemohon SKTS secara administratif tetap sebagai warga dari daerah asalnya, mereka secara fisik tinggal di Kota Bandung. Minimal penduduk tersebut akan tinggal enam bulan ke depan, atau sudah tinggal selama enam bulan di Kota Bandung.

SKTS pun hanya berlaku satu tahun. Kalau satu tahun sudah habis masa,diwajibkan memperpanjang kembali.

“Jadi yang salah kemarin kita sampaikan, tidak usah membuat SKTS. Kalau mau masuk dari daerah perbatasan, putra putrinya mau masuk (zonasi Kota Bandung) menggunakan kuota luar kota, silakan menggunakan identitas dari daerah asalnya,” kata Uum.

Sistem zonasi yang berlaku untuk syarat PPDB warga Kota Bandung dibuktikan dengan Kartu Keluarga. Bagi anggota keluarga yang ikut kerabat di Kota Bandung, terbuka untuk menetap sebagai warga Kota Bandung. Syaratnya harus ada surat pindah dari disdukcapil daerah sebelumnya.

“Kerabat bisa masuk (kartu keluarga warga Kota Bandung) selama dia membawa surat pindah dari daerah asal, dan diketahui oleh kepala keluarga yang bersangkutan,” katanya.

Dari pengamatan Disdukcapil Kota Bandung, kata Uum, sejak 2013 hingga 2016 tren pertumbuhan penduduk dari sisi urbanisasi cenderung naik. Namun, 2017 jumlahnya relatif turun. Dari data terakhir yang dilansir Disdukcapil Kota Bandung jumlah penduduk Kota Bandung sebanyak 2.4 juta.

“Laju pertumbuhan penduduk dari sisi urbanisasi atau sisi penduduk pendatang sebetulnya sangat kecil, hanya 0.01% yang datang menambah penduduk Kota Bandung,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − 3 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam