TPS Bergerak Layani Tahanan Polisi dan Pasien RS di Jabar

Terasjabar.co – Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq mengungkapkan pihaknya tidak menyiapkan secara khusus Tempat Pemungutan Suara (TPS) di rumah sakit dan kantor polisi. Para pemilih yang dirawat dan menjalani masa tahanan akan dilayani petugas TPS yang berdekatan dengan gedung rumah sakit serta markas polisi.

“Untuk tempat-tempat seperti RS, tahanan Polda, Polres dan Polsek, terus Puskesmas yang ada rawat inapnya, kita tidak mendirikan TPS. Tapi dilayani oleh TPS terdekat,” kata Endun, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (26/6/2018).

“Jadi nanti mobile (bergerak) datang ke rumah sakit, terus ke tahanan Polda, Polres dan Polsek,” katanya.

Mekanismenya, kata dia, para pasien dan tahanan yang punya hak pilih akan didatangi petugas TPS bergerak, mulai pukul 11.00 WIB. Petugas berkeliling mendatangi para pemilih dengan didampingi satu pengawas dan dua orang saksi. 

Syarat pemilih, sambung Endun, cukup menunjukkan e-KTP.

“Kalau di rumah sakit dan di tahanan itu, sebetulnya menggunakan formulir A5 (Pemilih Pindahan). Tapi edaran KPU RI Nomor 574 membolehkan, sejauh pengawas, saksi dan para petugas setuju dan ada e-KTP-nya, ya kita layani,” tuturnya.

Sementara untuk di penjara Lapas dan Rutan, Endun menambahkan, ada TPS disiapkan. Tapi dia tidak mengungkapkan berapa jumlah TPS di area penjara.

“Kalau Lapas ada TPS yang didirikan untuk melayani pemilih di sana,” ucap Endun.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *