Diwarnai Kericuhan, Demiz Tutup Debat dengan Pantun Ikan Tongkol

Terasjabar.co – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mendapat kesempatan terakhir untuk menyampaikan pernyataan pamungkas pada sesi debat publik kedua pasangan cagub dan cawagub Jabar yang digelar di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin (14/5/2018) malam.

Namun suasana yang ricuh gara-gara kaos #2019GantiPresiden yang diperlihatkan Cawagub Jabar nomor urut 3 Syaikhu saat closing statement, membuat Deddy-Dedi harus menunggu lebih dari 10 menit agar suasana tenang kembali.

Akhirnya setelah Cagub Jabar nomor urut 2 Tb Hasanuddin turun tangan menenangkan para pendukungnya, massa yang keberatan dengan kaos bertagar 2019 ganti presiden itu pun tenang.

Alfito Deannova Ginting dan Alisha Dasuki, sebagai moderator debat pun akhirnya memberikan kesempatan kepada pasangan nomor urut 4 Deddy-Dedi untuk memberikan kata penutup.

“Saya kurang bernapsu karena melihat istri saya ketakutan,” kata Deddy.

Namun, pria yang akrab disapa Demiz itu mencoba kembali melanjutkan acara debat dengan sedikit pantun yang tidak tuntas. Demiz menyerahkan kepada Dedi Mulyadi untuk memberikan pernyataan penutup atau pernyataan pamungkas di debat Pilgub Jabar kedua ini.

“Ikan tongkol… silakan Pak Dedi!” ucap Demiz.

 

Cawagub Jabar Dedi Mulyadi kemudian menyatakan, pasangan Deddy-Dedi hadir untuk menyejahterakan buruh tani dan masyarakat lainnya. Pasangan Deddy-Dedi juga hadir untuk menyelesaikan problem lingkungan.

“Pat pat gulipat gunung jangan diembat, pat pat gulipat rakyat kudu dirawat, pat pat gulipat jangan lupa pilih nomor empat,” tandasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *