Panwaslu Kota Sukabumi Larang Pasangan Calon Berikan THR

Terasjabar.co – Sebulan menjelang bulan Ramadhan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi memberikan sejumlah larangan kepada para pasangan calon peserta Pilwalkot Sukabumi 2018 yang dikaitkan dengan kegiatan bulan Puasa. Para pasangan calon dilarang berkampanye di sela-sela kegiatan salat Tarawih juga memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada warga.

“Kami tidak melarang pasangan calon datang ke masjid menunaikan salat Tarawih. Apalagi itu, merupakan bagian dari ibadah. Hanya saja, membaur dengan masyarakat saat tarawih di masjid tidak boleh sambil berkampanye. Termasuk memberikan uang THR dengan tujuan dalam rangka kampanye,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, M Aminuddin.

Aminuddin mengatakan, untuk pengawasan kegiatan pasangan calon di bulan suci Ramadan, Panwaslu akan mengoptimalkan seluruh personel panwas kecamatan. Mereka diperintahkan untuk terus melakukan pengawasan dan melaporkan bila terjadi tindak pelanggarannyang dilakukan. “Kami akan meningkatkan pengawasan secara ekstra pada Ramadan dan menjelang Lebaran,” katanya.

Untuk mengantisipasi pelanggaran, kata dia, Panwas juga akan melakukan pengawasan kampanye pada saat kegiatan buka bersama dan pemberian santunan. Apalagi, dalam PKPU sudah jelas tempat ibadah dilarang untuk berkampanye. Untuk itu, semua tim pasangan calon harus terus menerus melakukan pelaporan kegiatan mereka kepada panwas.

“Kami akan menghentikan kegiatan apabila tidak ada pemberitahuan ke panwas,” katanya menegaskan.

Mengenai pemberian materi berdalih santunan, kata Aminuddin, menjadi bagian yang tidak diperbolehkan dilakukan semua pasangan calon. Pemberian itu masuk kategori yang dilarang perundang-undangan baik berupa uang ataupun barang kepada calon pemilih.

Aminuddin mengeluarkan imbauan setiap dan tim kampanye tidak membuat kegiatan yang menimbulkan opini. Terutama berdampak terjadi konflik yang dikhawatirkan dapat menganggu aktivitas masyarakat yang tengah melaksanakan ibadah.

Selain itu, ia mengingatkan kepada seluruh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk tidak serta merta menerima bantuan setiap pasangan calon. Apalagi, pemberian berdampak pemberian dukungan kepada pasangan calon tertentu.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *