Syaikhu Rangkul Anak Muda KBB Lewat Program Asyikpreneur

Terasjabar.co – Calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, mengunjungi wilayah Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat untuk menyapa para anak muda yang memiliki niat menjadi seorang enterpreneur atau pengusaha muda, melalui program Asyikpreneur, Minggu (10/6/2018).

Ahmad Syaikhu datang menggunakan pakaian santai, dengan jaket kulit berwarna hitam yang di dalamnya kaos berwarna putih dan gunakan topi bertuliskan ‘Asyikpreneur’.

Menurut Syaikhu, Asyikpreneur merupakan satu program yang memang paslon Asyik (Ajat-Syaikhu) kembangkan atas dasar melihat masa depan yang banyak tantangan, setelah dirinya melakukan kunjungan keliling Jawa Barat dan menemukan banyaknya pengangguran.

“Jabar padahal ada banyak potensi usaha. Apalagi setelah adanya Bandara Kertajati dan sentra-sentra ekonomi lain yang Insya Allah bisa mendatangkan banyak peluang usaha yang jika tak disiapkan sumber daya manusianya sejak saat ini tentu akan tertinggal begitu saja,” kata Syaikhu, di Fitrah Insani, Ngamprah.

Melalui program Asyikpreneur, Syaikhu menargetkan sebanyak 300 ribu dapat lahir pengusaha muda baru.
Terlebih, pelatihan program tersebut telah banyak dilakukan di setiap daerah yang antusias pesertanya besar sekali dari para anak muda, seperti yang ada di Fitrah Insani.

“Saya yakin dengan program (Asyikpreneur) ini jika berjalan maka bisa menyerap sekitar 2 juta lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Untuk program Asyikpreneur, dia menyebut, terdapat banyak aktivitas, mulai adanya ruang untuk saling bertemu (ruang asyik) atau co-working space, guna melakukan kolaborasi dan sinergitas antarpengusaha, seperti yang telah ada di Bekasi.

“Di sana tipenya masih tipe C. Dan nanti saya ingin membuat ada tiga tipe, yakni A, B, dan C,” ucap dia.

Syaikhu pun menargetkan perolehan suara dari para kaum muda atau millenial sebesar 30 persen anak muda.

Dia juga berharap dengan progran Asyikpreneur, anak muda di Jabar bisa merubah pemikirannya bahwa setelah lulus S1 atau SMA bisa membuka usaha sendiri, dan tidak melulu menjadikan pegawai negeri sebagai impian.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *