Tak Kaget, Hj. Lilis Boy Sebut Koalisi Moeldoko-Yusril Sudah Direncanakan 3 Bulan Lalu
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Hj. Lilis Boy mengaku tak kaget dengan Koalisi Moeldoko dan Yusril Ihza Mahendra.
Hj. Lilis mengungkapkan rencana Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum telah berlangsung tiga bulan lalu.
“Partai Demokrat tidak terkejut kalau dalam mencapai ambisinya KSP Moeldoko berkoalisi dengan Yursil sebagai kuasa hukum, rencana ini telah berlangsung tiga bulan lalu”, kata Hj. Lilis, Senin (4/10/2021).
Lebih lanjut politisi perempuan asal Kabupaten Cianjur ini mengatakan, Yusril dan Moeldoko memiliki karakteristik yang sama, yaitu ambisius dan egomaniak.
“Dengan kata lain, mereka akan melakukan apa saja untuk mencapai ambisinya”, katanya.
Pembicaraan Moeldoko dan Yusril, kata Anggota Komisi II DPRD Jabar ini, terjadi melalui rapat daring melalui Zoom pada awal Agustus 2021.
“Strateginya, Moeldoko sebagai dalang, Yusril adalah wayangnya, dengan pemeran pembantunya adalah para pemohon gugatan terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Demokrat”, jelasnya.
Menurutnya, setiap kontrak profesional pasti ada bayarannya, dan hal itu wajar. Sehingga, ia meminta agar Yusril mengakui dirinya membantu Moeldoko demi rupiah, jangan mengaku berkorban demi demokrasi.
“Kalau benar demi demokrasi, uji dulu AD/ART partainya sendiri (Partai Bulan Bintang). Itu baru masuk akal,” ucapnya.
Sebelumnya, polemik antara Partai Demokrat versi AHY dengan Demokrat Kubu Moeldoko yang melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, terus berlanjut. Kubu Moeldoko menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum untuk menggugat AD/ART Partai Demokrat Kubu AHY yang dinilai cacat.






Leave a Reply