Kadiskominfo Jabar: Keterbukaan Informasi Seperti “Iman” Monev KI Jabar Masuki Tahap Rekapitulasi

Terasjabar.co – Implementasi Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Barat mengalami fluktuatif sebagaimana iman: kadang turun kadang naik, sehingga Komisi Informasi Jawa Barat harus terus menjalankan tugasnya mengawal semua Badan Publik agar stabil dalam menjalankan keterbukaan informasi publik.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Setiaji, S.T., M.T. dalam sambutan duringnya pada Rapat Rekap Hasil Monitoring dan Evaluasi Pemeringkatan Keterbukaan Informasi  Badan Publik di Jawa Barat Tahun 2021 di Hotel Mason Pine Padalarang Bandung Barat, (4/10/2021).

Dalam konteks inilah, menurut Setiaji, eksistensi Komisi Informasi Jawa Barat sangat penting dalam mempertahankan sekaligus mendorong makin berkualitasnya layanan keterbukaan informasi pada Badan Publik, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah dalam tiga tahun ini masuk kategori kualitas tertinggi sebagai Badan Publik Informatif.

“Kita tetap harus menjadi provinsi juara, termasuk dalam keterbukaan informasi publik, sehingga peran Komisi Informasi Jawa Barat selalu sangat diperlukan,” tambah Setiaji.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, H. Ijang Faisal mengamanahkan objektivitas kepada para anggota Tim Penilaian Indenpenden dalam memberikan penilaian kepada implementasi keterbukaan informasi Badan Publik yang ada di Jawa Barat.

“Kami berharap para anggota Tim Penilai Independen tetap objektif dan maksimal dalam memberikan penilaian karena mempertaruhkan trust Komisi Informasi Jawa Barat,” kata Ijang.

Pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) 2021 ini, Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sudah menunjuk delapan anggota Tim Independen dan satu komisioner. Kedelapan Penilai Independen tersebut, yakni Dr. Deddy Djamaludin Malik, M.Si., Dr. Antar Venus, M.A., Dr.Diah Fatma Sjaroida, M.Si., Dr. Anne Friday Safaria, M.Si., Agus Salide, S.H., M.H., Budi Yoga Permana, S.I.P, Neni Nurhayati, S.Si, Faiz Rahmat, S.STP, dan dari Komisioner, Dadan Saputra, S.Pd., M.Si. (Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi) Komisi Informasi Jawa Barat.

Mereka ditugaskan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi keterbukaan informasi publik pada Badan Publik yang ada di Jawa Barat. Salah satu indikator yang menjadi pertimbangan penilaian adalah masukan dari masyarakat selain fakta-fakta di lapangan hasil check and recheck oleh Tim Independen, baik melalui evaluasi quesioner, realitas pada sarana publikasi Badan Publik, maupun kebijakan dan program lainnya yang terkait dengan implementasi keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, Koordinator Bidang ASE (Advokasi, Sosialisasi Edukasi), Dadan Saputra yang membidangi monitoring dan evaluasi tersebut menyampaikan bahwa hingga awal Oktober 2021, Badan Publik yang ikut serta dalam Monev 2021 ada 116 dengan lima kategori, yakni : OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Pemerintah Kabupaten/Kota, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Institusi Vertikal di Jawa Barat, dan Partai Politik.

“Mereka telah mengikuti berbagai tahapan dalam Monev ini, dari mulai tahapan bimbingan teknik sampai nanti dilakukan verifikasi faktual hingga pada Desember penganugerahan penghargaan yang memenuhi kriteria sesuai kategori informatif,” kata Dadan Saputra ketika memimpin Rapat Rekap Hasil Monitoring dan Evaluasi Pemeringkatan Keterbukaan Informasi  Badan Publik.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 9 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization