Kecam Wamendes Budi Arie Setiadi, Toni Setiawan: Urusi Saja Pencairan BLT Dana Desa di Kementeriannya
Terasjabar.co – Partai Demokrat mengecam keras dan mempertanyakan sikap Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi yang mengunggah poster yang memfitnah Partai Demokrat di akun Facebook-nya.

Poster berisi ilustrasi jari tangan dan tulisan “Pakai tangan adik-adik mahasiswa lagi untuk kepentingan syahwat berkuasanya”, dan tagar “Bongkar Biang Rusuh”. Pada setiap jari tangan ada kartun manusia yang berbeda-beda.
Di jempol, misalnya, ada tulisan DE, dan digambarkan sosok manusia berdasi dan jas, namun kepalanya berbentuk kursi. Sedangkan jari telunjuk ada tulisan MO, dan digambarkan sosok orang berkacamata hitam sambil menggenggam uang dan terdapat ekor di belakangnya.
Jari tengah ada tulisan K dan manis ada tulisan RA. Kedua jari digambarkan sosok orang menggunakan baju biru dan merah sedang bertengkar. Lalu jari kelingking ada huruf T, dan digambarkan sosok orang miskin karena mengenakan baju compang camping.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Drs. Toni Setiawan, M.IPol. mengatakan Budi Arie Setiadi telah dengan keji berusaha memfitnah Partai Demokrat dengan menyebutkan ‘Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya’, ditambah tagar #BongkarBiangRusuh, dan meletakkan kata Demokrat di bawahnya dalam poster/meme tersebut.
“Sangat tegas dan jelas, Budi Arie Setiadi telah berusaha memfitnah dengan keji Partai Demokrat sebagai biang rusuh dan menggunakan tangan adik-adik mahasiswa untuk kepentingan syahwat berkuasa,” ujar Toni.
Toni meminta Wamendes fokus membantu Presiden RI menangani pandemi Covid-19, ketimbang menebar fitnah kepada Partai Demokrat dan mahasiswa.
“Sebaiknya Wamendes ini fokus mengurusi pencairan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT dana desa) di yang masih rendah. Rendahnya pencairan BLT Desa itu menunjukkan kinerja di Kementeriannya, itu saja urusi ketimbang menebar fitnah di tengah situasi masyarakat kesulitan akibat Pandemi Covid-19”, pungkas Toni.






Leave a Reply