Hj. Lilis Boy Lakukan Kundapil ke Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur
Terasjabar.co – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Hj. Lilis Boy melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (KUNDAPIL) di Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu untuk berdialog dan berdiskusi dengan Lurah Sayang terkait dengan kegiatan dan program Kelurahan Sayang, UMKM di Kelurahan Sayang, dan kendala dan permasalahan yang ada Kelurahan Sayang.
Kelurahan Sayang terletak di pusat kota dengan jumlah penduduk yang sangat padat yaitu berjumlah 32.000 warga, dan mempunyai luas 182 Hektar yang diantaranya 24 Hektar Pesawahan. Kegiatan dari Kelurahan Sayang ada Rumah Pangan Kita yang merupakan dana sosial dari Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yang disalurkan kepada warga yang tidak mampu berupa bantuan paket sembako, kebutuhan rumah tangga dan lain sebagainya, dengan itu Kelurahan Sayang berharap bisa membantu warga yang tidak mampu terhindar dari pinjaman rentenir. Selain itu ada kegiatan keagamaan yang rutin di laksanankan oleh karang taruna 1 Bulan sekali ke setiap RW.
Kelurahan Sayang sedang berusaha membangun kembali Kelompok Tani yang Produktif dengan mencoba dikelola oleh Kelompok Tani Wanita (KWT) dan Petani Milenial, disamping untuk memajukan sektor pertanian, harapan dari Kelurahan Sayang yaitu untuk kaum wanita atau ibu-ibu bisa agar mendapatkan penghasilan lebih sehingga meningkatkan perekonomian mereka, Pemerintah Daerah juga telah mendukung program tersebut dan sudah memberikan fasilitas Penggiling Padi.
Adapun kendala yang dihadapi masyarakat Kelurahan Sayang dari pengolahan sampah, pemerintah daerah telah memberikan alat pengolah sampah menjadi briket, namun dengan kurangnya sumber daya manusia (SDM) dan kurangnya pelatihan maka menjadi kurang dimaksimalkan manfaatnya.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi dari Dapil Cianjur, Hj. Lilis Boy ingin memberikan motivasi untuk kemajuan Kelurahan Sayang dengan membantu memfasilitasi kebutuhan pelatihan pengolahan sampah.
“Karena bila dimaksimalkan pengolahan tersebut maka bisa menjadi mata pencaharian baru untuk warga sekitar”, pungkasnya.






Leave a Reply