Tinjau Pemberian Vaksin, Siti Muntamah: Tetap Terapkan Prokes, Walau sudah di Vaksin!

Terasjabar.co – Anggota komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah melakukan peninjauan di Puskesmas Cipageran, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi (15/01/2021) untuk melihat proses pemberian vaksinasi covid 19, setelah di launching pertama pemberian vaksin di Jawa Barat pada, Kamis (14/01/2021) di RSKIA, Kota Bandung.

Dalam kunjungannya siti melihat beberapa tenaga kesehatan sudah mulai melakukan vaksinasi tahap awal, “Alhamdulillah hari ini meninjau langsung ke puskesmas cipageran kota cimahi untuk melihat nakes yang diberikan vaksin covid 19. Selama dua hari ini, kemarin setelah launcing pertama se Jawa Barat dan hari ini, yang kurang lebih ada 18 nakes sampai dengan hari ini”, ungkapnya.

Siti juga menambahkan para tenaga kesehatan yang diberikan vaksin sebelumnya sudah melalui tahap pemeriksaan dan memenuhi syarat untuk bisa diberikan vaksin. Antara lain, berusia 18-59 tahun, tidak sedang mengandung dan menyusui, tidak memiliki gejala covid atau pernah sebagai survivor covid dan lainnya,

“Ikhtiar vaksin juga harus selalu diiringi dengan ikhtiar dalam melakukan protocol kesehatan. Walau sudah di vaksin bukan berarti malah jadi bebas, protocol kesehatan tetap, tidak lepas. Utamanya memakai masker, walau sederhana tetapi, bisa menyelamatkan banyak orang agar tidak terjadi penularan,” ungkapnya.

Senada dengan Siti, Kepala puskesmas Cipageran, drg. Irmawati Puspita Dewi, mengatakan walau sudah dilakukan pemberian vaksin tetap harus menerapakan protocol kesehatan, “Dengan adanya vaksin ini sebagai bentuk ikhtiar kita. Jangan sampai karena sudah di vaksin menjadi abai dengan protocol kesehatannya. Para nakes disini siap untuk di vaksin, untuk bisa memberikan keteladanan juga kepada masyarakat. Inilah ikhtiar kita yang harus didukung oleh masyarakat, tidak mungkin hanya kita saja yang mendukung vaksinasi ini”, ujarnya.

Irma juga menyebutkan, total yang sudah divaksin dari berjalannya 2 hari penjadwalan vaksin, bejumlah 18 orang tenaga kesehatan, yang terdaftar melalui aplikasi pedulilindungi.id. Nantinya jadwal pemberian vaksin akan dilakukan setiap 3 kali dalam 1 pekan. Dibagi menjadi 3 sesi dalam 1 harinya yang masing-masing sesi maksimal 15 kali penyuntikan vaksin.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *