Demo di DPRD Jabar Ricuh, Demonstran Lempari Polisi Pakai Botol dan Batu
Terasjabar.co – Massa demonstrasi di Bandung ricuh, demonstran melempari polisi yang berjaga di Gedung DPRD Jabar.
Pelemparan dilakukan demonstran ke arah gedung DPRD Jabar di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (30/9/2019) pukul 16.00 WIB.
Massa yang tadinya berorasi cukup tertib, mulai melempari petugas. Massa melempar petugas dengan sejumlah barang dari mulai botol berisi air hingga batu.
Petugas menahan dengan membuat barikade dengan tameng menutup kepala. Polisi menggunakan pengeras suara meminta demonstran untuk tetap tenang.
“Mohon kawan-kawan tidak melakukan pelemparan yang bisa mengenai orang lain,” ucap salah seorang polisi.
Pelemparan pun berhenti. Diperkirakan aksi pelemparan berlangsung lima menit. Mereka terus berteriak yel-yel.
Delapan Tuntutan
Peserta aksi menuntut sejumlah hal berkaitan Rancangan Undang Undang (RUU) yang dianggap merugikan masyarakat hingga mengadili aparat keamanan yang bertindak represif.
Berdasarkan selebaran yang dibagikan para demonstran, terdapat 8 tuntutan Aliansi Rakyat Menggugat, di antaranya:
- Menolak RKUHP, RUU Pertambangan, RUU Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, RUU Ketenagakerjaan dan mendesak disahkannya RUU PKS dan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
- Batalkan pimpinan KPK bermasalah.
- Tolak TNI-Polri menduduki jabatan sipil.
- Setop militerisme di Papua dan daerah lain. Bebaskan tahanan politik Papua sekarang juga.
- Hentikan kriminalisasi aktivis
- Hentikan pembakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera yang dilakukan oleh korporasi dan pidanakan korporasi pembakar hutan, serta cabut izinnya.
- Tuntaskan pelanggaran HAM dan adili penjahat HAM, termasuk yang sekarang menduduki jabatan di pemerintahan, segera pulihkan hak-hak korban.
- Bentuk tim-tim independen untuk menginvestigasi dan mengadili aparat pelaku kekerasan.






Leave a Reply