DPRD Jabar: Demonstran Enggan Diajak Berdialog Anggota Dewan
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat menemui pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jawa Barat untuk mengajak berdialog dengan perwakilan demonstran. Namun, pengunjuk rasa enggan menerima tawaran dari anggota yang berasal dari Partai Amanat Nasional tersebut.
“Saya akan menerima perwakilan didalam untuk dapat berdialog,” kata Hasbullah dihadapan ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro no. 27, Kota Bandung, Senin (23/9/2019).
Sebelumnya, sempat terjadi saling dorong dengan aparat keamanan. Bahkan, dari beberapa pengunjuk rasa tampak melempari aparat keamanan dengan botol air mineral. Sigap aparat keamanan meredam dan tensi aksipun dapat diredam. Kendati demikian, demonstran tetap bermaksud ingin merangsek masuk ke gedung.
Diberitakan sebelumnya, Teriakan revolusi dan ikrar mahasiswa menggema di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro no. 27, Kota Bandung, Senin (23/9/2019). Demikian orasi dari ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jawa Barat.
Massa menduduki jalan sepanjang depan gedung, sehingga arus lalu lintas dari Jalan Cilamaya yang menuju Jalan Ariajipang dan Jalan Ir. H Juanda tertutup aksi tersebut. Sejumlah aparat kepolisian dari kesatuan Brimob pun berjaga-jaga didepan gerbang gedung.
Dari spanduk yang dibawa demonstran, tuntutan yang disampaikan meliputi penolakan terhadap RUU-KPK, RUU KUHP, RUU PAS dan RUU Pertanahan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada wakil rakyat yang menerima aksi demonstran tersebut.






Leave a Reply